Penggunaan sabuk pengaman dalam kendaraan diatur dalam Undang-undang Nomor 22 tahun 2009 tentang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan. Pada dalam Pasal 57 ayat (1) dan ayat (3) UU LLAJ bahwa setiap kendaraan bermotor (termasuk mobil penumpang) yang dioperasikan di jalan wajib dilengkapi dengan perlengkapan kendaraan bermotor, terdiri atas:
Selain itu, bila diamati setiap sabuk pengaman yang ada pada mobil standar bawaan pabrik memiliki bentuk yang serupa, yaitu berupa tali yang melingkari bagian bahu dan pinggang. Rian mengatakan sebetulnya ada banyak bentuk sabuk pengaman di mobil namun mayoritas yang dipakai yaitu melingkari bahu dan pinggang atau disebut model 3 poin atau tiga
Itu sebabnya, perusahaan mobil pun berinovasi dengan menciptakan produk mobil yang dilengkapi dengan sabuk pengaman. Apalagi mengingat kendaraan roda empat yang tidak dilengkapi dengan alat ini dianggap tidak memenuhi kelayakan yang ditentukan. Sejarah Sabuk Pengaman. Baca Juga : Komponen Ini Harus Diperhatikan Saat Ingin Lakukan Touring Jarak Jauh
Desain Faktor Keselamatan pada Mobil. Untuk menunjang keamanan berkendara dengan mobil, maka sebagian perusahaan mobil membuat desain untuk keamanannya berupa kantung udara (airbag) , sabuk pengaman, , rangka body yang kuat, dan gumpalan pada bagian depan dan belakang mobil. Pembuatan desain keselamatan tersebut memakai prinsip gaya impulsif.

Memakai sabuk pengaman juga harus memerhatikan beberapa hal agar berfungsi maksimal. Founder & Training Director Jakarta Defensive Driving Consulting, Jusri Pulubuhu mengatakan, penggunaan sabuk pengaman harus menganut 3R yaitu Rata, Rapat, dan Rendah. “Rata berarti sabuk pengaman enggak boleh menekuk atau terlipat.

3. Sabuk Pengaman Kotor Sabuk pengaman yang tercemar oleh debu, kotoran, minyak, atau benda lainnya dapat mengalami gangguan dalam pergerakan. Partikel-partikel tersebut bisa masuk ke mekanisme retractor dan mengganggu kemampuan retractor untuk berfungsi dengan baik. Hambatan pada retractor mengakibatkan sabuk pengaman mobil seret. 10. Tidak memasang segitiga pengaman saat berhenti darurat. Segitiga pengaman berfungsi untuk memberikan tanda kepada pengendara lain agar lebih hati-hati sehingga meminimalisir kecelakaan. Jarak paling ideal dan aman untuk meletakan segitiga pengaman 30 meter sebelum mobil berhenti. Pasal Pelanggaran Lalu Lintas CKzz7.
  • mb2j0y5u09.pages.dev/18
  • mb2j0y5u09.pages.dev/336
  • mb2j0y5u09.pages.dev/310
  • mb2j0y5u09.pages.dev/21
  • mb2j0y5u09.pages.dev/176
  • mb2j0y5u09.pages.dev/56
  • mb2j0y5u09.pages.dev/132
  • mb2j0y5u09.pages.dev/381
  • mb2j0y5u09.pages.dev/216
  • cara mengatasi sabuk pengaman mobil macet