Sumber foto Giz Guide Persaingan dalam dunia teknologi memang dapat dibilang sangatlah ketat. Untuk dapat menentukan mana yang terbaik, mungkin akan tergantung pada pendapat kamu nantinya. Sama halnya juga seperti apa yang terjadi dalam persaingan ketat dunia kamera. Setiap produsen kamera yang ada mungkin saja tak akan pernah mau berhenti mengembangkan produk-produk andalan mereka hanya untuk terus mencoba menarik perhatian para konsumernya. Dan dalam persaingannya sendiri, akan ada saat dimana dua merk kamera berbeda tampil begitu mencolok namun dalam balutan kelebihan serta kekurangan yang berbeda. Terkadang persaingan seperti ini bisa membuat kamu bahagia namun juga merasa kebingungan harus memilih yang mana, bukan? Dengan spesifikasi dan harga yang hampir persis sama, kebanyakan dari kamu mungkin akan perlu waktu yang cukup lama untuk berpikir mana yang kiranya sesuai dengan kebutuhan kamu. Sumber foto Google Sebenarnya, nggak jauh beda dengan persaingan antara kamera mirrorless Fujifilm X-A3 dan Canon EOS M3 yang satu ini, nih. Keduanya berbagi begitu banyak kesamaan yang bisa dengan mudah kamu temukan. Harganya yang tidak terpaut cukup jauh juga, mungkin bisa membuat kamu semakin galau, nih, mau pilih yang mana. Namun, sebelum kamu semakin merasa galau, ada baiknya untuk kamu mengetahui terlebih dahulu perbandingan kedua kamera ini, ya, Pembaca! Persamaan Fujifilm X-A3 dan Canon EOS M3 Sebelum kita membahas perbedaan, sebaiknya kita bahas persamaan dulu, dong, ya? Sumber foto Google Seperti yang telah kami katakan sebelumnya, kedua kamera ini memiliki banyak kesamaan, terutama pada sensor kameranya yang sama-sama beresolusi cukup besar, yaitu 24 MP. Selain itu, kedua kamera ini pun telah dilengkapi dengan layar LCD touchscreen yang dapat kamu flip 180° ke atas, sehingga dapat memudahkan kamu dalam memotret foto selfie bersama teman-teman kamu. Lihat juga Spesifikasi Kamera Mirrorless Fujifilm X-A3 Kedua kamera ini pun telah menyediakan fitur built-in flash yang bisa kamu gunakan saat kondisi low light. Dan bila flash internal ini masih belum cukup untuk kamu, kamu juga bisa menggunakan flash eksternal milik kamu, karena kedua kamera ini telah memiliki eksternal flash shoe sebagai tempat dudukan flash eksternal kamu. Kamu juga tak perlu merasa khawatir saat ingin mengambil foto bersama dengan teman-teman kamu, namun tak ada satupun orang di sekitar yang bisa kamu mintai tolong, karena kedua kamera ini bisa kamu koneksikan dengan smartphone kamu, agar kamu bisa mengendalikannya dalam jarak yang cukup jauh. Sumber foto Google/Fujifilm X-A3 kiri Canon EOS M3 kanan Seperti kamera-kamera modern lainnya, fitur Wi-Fi pun sudah bisa kamu dapatkan dari kedua kamera ini. Selain itu, fitur-fitur lainnya yang menjadi persamaan dari kedua kamera ini adalah, Face detection focus, RAW Support yang bisa membuat kamu dapat menghasilkan foto yang sekelas dengan kamera DSLR, resolusi layar LCD 1,040K dots, serta fitur Auto Exposure Bracketing yang bisa kamu gunakan pada HDR mode. Perbedaan Fujifilm X-A3 dan Canon EOS M3 Dari banyaknya persamaan yang telah kami sajikan di atas, tentu saja kamera ini pun juga menyajikan beberapa perbedaan, sehingga kini kamu bisa mulai meneliti lebih lanjut mana yang akan sesuai dengan keperluan serta budget kamu. 1. Harga Untuk harga sendiri, sebenarnya tidak terlalu terpaut cukup jauh. Saat ini, kamera Canon EOS M3 dihargai sebesar Rp saja, sementara Fujifilm X-A3 dihargai lebih mahal karena beberapa alasan dengan harga Rp Lihat juga Daftar Harga Kamera Mirrorless Tahun 2018 Lengkap 2. Viewfinder Sumber foto Galashiels camera club Dengan harga yang dapat dikatakan lebih murah dari pada Fujifilm X-A3, Canon EOS M3 telah menyediakan electronical viewfinder yang sementara tidak dapat kamu temukan pada kamera mirrorless fujifilm ini. Viewfinder ini sendiri akan sangat berguna saat kamu tidak ingin hanya menggunakan LCD kamera untuk mengambil foto secara langsung. 3. Ukuran Sensor Kamera Ukuran sensor pada kamera pada dasarnya akan sangat berperan penting dalam menentukan kualitas sebuah foto. Perbedaan ukuran sensor kamera Fujifilm dan Canon sebenarnya tak begitu jauh, dengan Fujifilm yang keluar sebagai unggulannya. Fujifilm X-A3 memiliki ukuran sensor kamera sebesar x sementara Canon EOS M3 hanya x 4. Microphone Port Sumber foto YouTube Lagi-lagi walaupun Canon dihargai dengan nominal yang lebih rendah, kamera satu ini dapat menyediakan Microphone port yang tidak bisa kamu miliki di kamera Fujifilm X-A3. Microphone port ini dapat kamu gunakan pada saat kamu ingin mendapatkan suara yang lebih jelas saat merekam video. 5. Focus Point Jumlah focus point yang pada kamera Fujifilm X-A3 dapat dikatakan lebih banyak dari Canon EOS M3, dengan perbandingan jumlah 77 untuk Fujifilm dan 49 untuk Canon. 6. Auto Exposure Range Auto exposure range pada Canon EOS M3 lebih unggul 1 poin dengan rentang ± 2 EV sementara Fujifilm X-A3 hanya memiliki rentang ± 1 EV. 7. Battery Life Mungkin untuk kamu yang memang senang sekali memotret banyak objek yang melintas disekitar kamu, Fujifilm bisa menjadi pilihan kamu. Karena Fujifilm X-A3 memiliki daya tahan baterai yang cukup tinggi, yaitu 410x tembakan dalam sekali charge, sedangkan pada kamera Canon hanya 250x tembakan. 8. NFC Connection Keunggulan terakhir yang dimiliki Canon untuk kamu para pendukungnya adalah telah terdapat fitur NFC Connection, yang bisa kamu gunakan untuk menghubungkan kamera kamu dengan perangkat lainnya yang juga telah memiliki fitur NFC yang mumpuni. 9. Timelapse Recording Untuk kamu yang senang merekam dengan menggunakan mode Timelapse, lagi-lagi mungkin Fujifilm harus menjadi pilihan kamu, karena kamu tidak akan menemukan mode shooting ini pada kamera Canon EOS M3. 10. Flash Coverage Perbedaan terakhir terdapat pada jangkauan flash pada kedua kamera ini. Fujifilm memiliki jangkauan flash sejauh 7 m sementara pada Canon hanya dapat terjangkau sejauh 5 m dari tempat memotret. Sumber foto Google Jadi, dari perbandingan kamera mirrorless Fujifilm X-A3 dengan Canon EOS M3 ini, mana yang paling mendekati kesukaan kamu, nih, Pembaca? Jangan lupa untuk selalu memilih kamera yang sesuai dengan kebutuhan serta budget kamu, ya! Semoga artikel ini dapat bermanfaat, dan sampai jumpa di artikel kami yang berikutnya!
Banyakvlogger dan youtuber menggunakan kamera jenis ini untuk membuat video dan konten. 2. Fujifilm X-A3. Rekomendasi kamera untuk pemula selanjutnya yaitu Fujifilm X-T30, kamera ini memiliki kelebihan yaitu desain yang mungil dan ringan, kualitas gambar yang dihasilkan cukup bagus, fitur autofocus yang bekerja secara optimal dan juga TechRadar Verdict This retro-styled, entry-level mirrorless interchangeable lens system camera with Instagram-style filters and a 'smile' shutter for selfies is aimed at 'phoneographers' after an upgrade, but it will be a learning curve for most. However, consistently reliable images and a lightweight, convenient design make it a good-value option for DSLR owners looking for an occasional travel camera. Pros +Good image quality+Solid kit lens+Nice-looking design+Great screen Cons -No 4K video-Plasticky finish in parts-Menu system could be better Why you can trust TechRadar We spend hours testing every product or service we review, so you can be sure you’re buying the best. Find out more about how we test. The Essential ReviewThis is TechRadar's review summary, which gives you all the key information you need if you're looking for quick buying advice in 30 seconds – our usual full, in-depth review Fujifilm X-A3 is a great camera with a vintage-ish look that produces consistently good images. Designed as step-up from both a smartphone and a point-and-shoot compact, this entry-level mirrorless camera is reasonably priced, and reasonably easy to get to know, while images can be quickly transferred to a phone via the basic, but comprehensive and reliable, Fujifilm Camera Remote app. Fujifilm is clearly aiming this advanced camera at those who love taking photos, but who are aware that most of the best snaps they see on Instagram are taken with a 'proper' camera rather than a phone. Hence the attempt to woo the vain with a 180-degree tilting LCD screen and a mostly-effective 'smile' mode that takes a photo if it detects a cheeky grin. Ditto its dozens of Instagram-style filters and best-in-class Film Simulation these everyman features though, the X-A3's user interface is as retro as its exterior, and will present something of a learning curve for beginners. There's no built-in electronic viewfinder you'll have to pay a bit more for something like the Fujifilm X-E3 if you want one, but if you're the kind of photographer who doesn't mind composing their shots on an LCD screen, the X-A3's is pretty good; it's colorful and contrasty, with a wide viewing angle. Any photo taken on the X-A3 will indeed look much better than a phone can manage, but full creative control isn't as easy as on a DSLR, if that's what you're after. This is certainly a camera aimed at those looking for good-quality photos without getting bogged down in photography small and lightweight, easy to use and – most importantly – supplying reliably detailed and colorful, clean images, the Fujifilm X-A3 has very few annoyances and is a likeable, dependable and good-value camera, with a capable 16-50mm kit lens. Who's it for and should I buy it?Fujifilm is clearly aiming this advanced compact at those who love taking photos – including plenty of selfies – and who are ready to make the jump from their smartphone to a 'proper' camera. However, despite the X-A3 not being exceptionally complicated to operate, it's still a lot to take on for the average 'phoneographer'. Persevere though, and you'll be rewarded with colorful and detailed images that are a huge leap forward from those taken on your smartphone. Fujifilm X-A3 priceCurrent price £479 / $549 / AU$949 with 16-50mm lens A good value mirrorless camera that's all about the imagesAPS-C CMOS sensor, and raw files16-50mm kit lensX-A3 specsSensor APS-C CMOS, lens 16-50mm f/ 3-inch tilting touchscreen, 1,040k dotsViewfinder NoContinuous shooting 6fpsMovies 1080pBattery life 410 shotsUser level Beginner/intermediateFor a relatively compact camera, the Fujifilm X-A3 features a large sensor – it's a APS-C sensor, similar in size to those in many DSLRs. While the resolution is identical to that offered by its more expensive siblings like the X-E3, X-T20 and X-T2, there's a subtle difference in the actual design of the sensor. Rather than getting Fujifilm's X-Trans technology, the chip here gets a more standard primary color filter design, and while there's nothing wrong with that per se, it won't quite be a match for its premium siblings in the image quality X-A3 has a native ISO range of 200 to 6400, which is expandable up to ISO25,600 if necessary, though we'd avoid using this other than as a last resort. The autofocus system is generally impressive, if not the quietest. The camera comes with an XC16-50mm f/ OIS II lens as standard, which is versatile enough to suit most for everyday photography. However, the beauty of the mirrorless camera genre – aside from the reasonably lightweight, travel-ready form-factor – is the option to swap-out lenses, and, equipped with a standard Fujifilm X Series lens mount, the X-A3 is compatible with more than 30 different lenses. Unlike models higher up the Fujifilm range, the X-A3 can't shoot video in 4K, just Full HD. That's just as well, as the often-slow X-A3 certainly doesn't have the processing power to handle 4K. Retro design meets solid and simple handlingLightweight at just 339g180-degree tilting touchscreenFaux-leather exterior finishesAs with most Fujifilm cameras, there's a touch of retro about the X-A3. Our review sample came in a two-tone brown faux leather and metallic finish it's also available with black or pink faux leather, and while there are some aluminium parts including the front cover, top plate and top dials, it does have quite a plasticky feel. On the right-hand side of the camera is a rigid flap covering a micro USB slot via which you recharge the X-A3 which we find preferable to a battery charging cradle alongside a micro HDMI output. The undercarriage holds a compartment for the battery rated at 410 shots and a SD card slot. There's a fairly standard menu system that will be easy enough to master for DSLR owners, but likely off-putting to anyone upgrading from a smartphone The X-A3's physical controls are limited, both by the size of the body and the camera's ambitions. On the front of the camera, next to the lens, is a tiny dial for toggling between single, continuous and manual shooting, while the back contains shortcuts to autofocus, timer, burst shooting and white balance a fairly standard menu system that will be easy enough to master for DSLR owners, but likely off-putting to anyone upgrading from a smartphone there are eight pages of multi-screen lists. There are also buttons to initiate video recording, which is always helpful, and the usual 'quick menu' button for accessing oft-needed tweaks such as ISO, white balance and aspect ratio. A dial on the top of the camera is required to toggle through everything, and using this becomes second nature pretty quickly, while a second dial proved useful for manually adjusting exposure. The X-A3's LCD screen with 180-degree tilt presents some nifty usability options. For example, you can use the X-A3 to take selfies by turning the LCD screen 180-degrees and pulling it up slightly so that you can see your entire mug albeit upside-down, but it's enough for framing purposes. Its 'smile mode' for selfies works really well, although in our tests it was also triggered by some random inanimate objects that definitely weren't smiling. The more serious photographer will appreciate that flip-up screen making it easier to shoot over the heads of crowds, or to get down close to the floor and take shots from unusual angles without having to kneel/lie on the our tests with an iPhone the Fujifilm Camera Remote app worked reasonably well; it allowed us to remotely operate the camera and make manual adjustments most obviously to ISO and exposure compensation, and consistently maintained a connection over Wi-Fi. It's pretty much a one-page app, and when trying to escape from the remote viewing page the app always wants to disconnect from the camera, although despite this quirk we were able to transfer a batch of images successfully several times in a row. Image qualityImages have decent levels of detail Film Simulation modes are greatPanoramic mode Although we had a few different lens options for this review, we mainly used the 16-50mm kit lens that most buyers will get. This is restricted to f/ aperture, but proved a good general-purpose lens in our features a built-in anti-shake system, and handheld shots impressed, with autofocus working well though its constant beeps and whirs get annoying. Touchscreen focusing is also possible, though it's best avoided if you want maximum sharpness. The sensor on the X-A3 delivers very good levels of detail Click here for the full-size imageIn another nod to the Instagram generation, the X-A3 has a decent selection of artistic filters. There are 10, including Nostalgic to who? Toy Camera, Miniature, which adds graduated blurring to give scenes the appearance of table-top models, and a Fisheye distortion effect. In addition you get Fujifilm's excellent Film Simulation modes, which provide more subtle and satisfying results, with 11 options to choose X-A3 does have a few other 'novelty' modes, and for the most part they work well. Hidden in the Advanced Filter menus is a Panoramic drag-and-drop mode, which makes a very loud fake shutter noise the volume of which can be turned down, and produces a fairly soft image. There are also a plethora of selfie modes. The panoramic mode is easy to use and delivers pretty good results Not convinced? Try theseIf the Fujifilm X-A3 mirrorless camera isn’t for you, here are three excellent alternatives for you to consider... Fujifilm X-E3 The next step up from the X-A3 in Fujifilm's X Series range, this is a fabulous little camera, with a lovely finish and nice handling. Image quality is excellent too. Read our in-depth Fujifilm X-E3 review The 10 best mirrorless cameras you can buy right now Jamie is a freelance tech, travel and space journalist based in the UK. He’s been writing regularly for Techradar since it was launched in 2008 and also writes regularly for Forbes, The Telegraph, the South China Morning Post, Sky & Telescope and the Sky At Night magazine as well as other Future titles T3, Digital Camera World, All About Space and He also edits two of his own websites, and that reflect his obsession with travel gear and solar eclipse travel. He is the author of A Stargazing Program For Beginners Springer, 2015, Most Popular Kamerainstan tergolong memiliki banyak kekurangan dibandingkan dengan kelebihan yang dimilikinya. Contoh paling mudahnya adalah hasil jepretan dari kamera Polaroid bahkan tidak lebih bagus dibandingkan dengan kamera digital 'standar' sekalipun. Berbekal 4K, Ini Bedanya Lumix DMC-LX15 & Fujifilm X-A3. Ini Perbedaan Lensa Tele Canon dan Selain dinikmati, momen-momen penting atau pemandangan yang indah saat ini juga akan semakin baik untuk diabadikan dengan sebuah kamera. Banyak jenis kamera yang dapat mendukung aktivitas ini, dua di antaranya yaitu Sony Alpha A6000 dan Fujifilm X-A3. Manakah kamera yang paling sesuai untuk kebutuhan Anda? Sony Alpha A6000 atau Fujifilm X-A3? Sony Alpha A6000 dan Fujifilm X-A3 merupakan dua kamera mirrorless yang memberikan kualitas dan hasil gambar yang sangat baik. Namun kedua jenis kamera ini memiliki beberapa perbedaan seperti pada sistem yang digunakan, kinerja, fitur yang dimiliki dan hal lainnya. Penjelasan lebih jelas mengenai perbedaan tersebut dapat Anda baca pada artikel di bawah ini. Sony Alpha A6000 Sony Alpha A6000 merupakan salah satu kamera yang dirilis oleh brand Sony. Kamera ini juga merupakan pengganti brand NEX milik Sony. Kamera ini sangat dapat diandalkan karena memiliki autofokus tercepat dibandingkan dengan kamera lainnya. Untuk mengetahui varian kamera Sony lainnya, Anda dapat mengakses Kelebihan Sony Alpha A6000 Berikut beberapa kelebihan Sony Alpha A6000 yang perlu Anda ketahui Memiliki Sistem Autofokus yang Cepat Salah satu kelebihan Sony Alpha A6000 adalah memiliki sistem autofokus yang lebih cepat jika kita bandingkan dengan Fujifilm X-A3. Anda dapat melakukan pemotretan dengan baik untuk subjek yang diam ataupun subjek yang bergerak hybrid phase detection. Memiliki Jendela Bidik Elektronik Kelebihan lain yang dimiliki oleh Sony Alpha A6000 adalah memiliki jendela bidik elektronik. Dengan adanya jendela bidik elektronik tersebut, Anda dapat memotret dengan baik meski pada kondisi yang sangat terang. Memiliki Kinerja yang Lebih Cepat Kelebihan selanjutnya yang dimiliki oleh Sony Alpha A6000 adalah memiliki kecepatan foto berturut-turut yang lebih cepat. Selain itu, kamera Sony Alpha A6000 juga memiliki kinerja yang keseluruhan yang lebih cepat. Dibandingkan dengan Fujifilm X-A3, Sony Alpha A6000 memang memiliki kinerja yang lebih cepat. Kekurangan Sony Alpha A6000 Berikut beberapa kekurangan Sony Alpha A6000 yang perlu Anda ketahui Lebih Rumit untuk Dipelajari Salah satu kekurangan Sony Alpha A6000 adalah lebih rumit dan lebih sulit untuk dipelajari. Hal ini akan menjadi tambah lebih sulit dipelajari orang awam yang belum terbiasa menggunakan kamera. Sony Alpha A6000 lebih cocok digunakan dan dipelajari oleh orang yang sudah profesional. Layar Belum Touchscreen Kekurangan lain yang dimiliki oleh Sony Alpha A6000 adalah memiliki layar yang belum touchscreen. Bisa dikatakan bahwa Sony Alpha A6000 kurang maju mengingat saat ini banyak kamera yang telah menggunakan layar touchscreen. Layar Tidak Bisa Ditekuk Kekurangan selanjutnya yang dimiliki oleh Sony Alpha A6000 adalah layar yang dimiliki ini tidak bisa ditekuk. Karena tidak bisa ditekuk, Anda akan kesulitan jika ingin melakukan selfie. Kelebihan Sony Alpha A6000Kekurangan Sony Alpha A6000 - Memiliki sistem autofokus yang cepat - Lebih rumit untuk dipelajari- Memiliki jendela bidik elektronik- Layar belum touchscreen - Memiliki kinerja yang lebih cepat- Layar tidak bisa ditekuk Fujifilm X-A3 Fujifilm merupakan salah satu produsen mirrorless yang ternama. Salah satu produk yang diluncurkan oleh Fujifilm adalah kamera Fujifilm X-A3. Kamera ini dirilis pada Agustus 2016 lalu. Baca juga Pilih Mana Fujifilm X-A3 vs Fujifilm X-A5. Kelebihan Fujifilm X-A3 Berikut beberapa kelebihan Fujifilm X-A3 yang perlu Anda ketahui Memiliki Layar LCD Touchscreen yang Dapat Ditekuk Salah satu kelebihan Fujifilm X-A3 adalah memiliki layar touchscreen yang dapat ditekuk. Fujifilm X-A3 telah memiliki teknologi yang cukup baik sehingga memudahkan dalam menggunakan kamera jenis ini. Anda juga akan lebih mudah dalam melakukan foto selfie karena layar kamera ini dapat ditekuk. Lebih Sederhana dan Mudah Digunakan Kelebihan lain yang dimiliki oleh Fujifilm X-A3 adalah lebih sederhana dan lebih mudah dipelajari dan digunakan. Kamera Fujifilm X-A3 cocok bagi pemula yang belum terbiasa dalam menggunakan kamera karena lebih sederhana dan lebih mudah digunakan. Memiliki Pilihan Film Simulation Kelebihan selanjutnya yang dimiliki oleh Fujifilm X-A3 adalah memiliki pilihan film simulation dengan warna yang menarik. Dengan adanya fitur ini, Anda bisa mendapatkan hasil foto memiliki filter yang baik tanpa harus melakukan editing terlebih dahulu. Dengan demikian, aktivitas Anda dapat menjadi lebih ringkas jika menggunakan Fujifilm X-A3. Kekurangan Fujifilm X-A3 Berikut beberapa kekurangan Fujifilm X-A3 yang perlu Anda ketahui Kinerja Agak Lambat Salah satu kekurangan kamera Fujifilm X-A3 adalah memiliki kinerja yang lebih lambat jika dibandingkan dengan Sony Alpha A6000. Karena itulah, jika Anda membutuhkan kamera dengan kinerja yang cepat maka Anda sebaiknya tidak memilih Fujifilm X-A3 dan lebih memilih Sony Alpha A6000. Tidak Memiliki Jendela Bidik Kekurangan lain yang dimiliki oleh kamera Fujifilm X-A3 adalah tidak memiliki jendela bidik. Karena tidak memiliki jendela bidik ini, Anda akan kesulitan ketika akan memotret pada saat kondisi sedang sangat terang. Hal ini disebabkan karena layar akan tampak kurang jelas karena silau. Sensor Prosesor Belum Maksimal Kekurangan selanjutnya yang dimiliki oleh Fujifilm X-A3 adalah memiliki sensor prosesor yang belum maksimal. Fujifilm X-A3 belum memiliki sensor prosesor versi terbaru dengan fase deteksi AF pixsel-chip. Karena hal inilah pemrosesan kamera ini masih belum terlalu cepat. Kelebihan Fujifilm X-A3Kekurangan Fujifilm X-A3 - Memiliki layar LCD touchscreen yang dapat ditekuk- Kinerja agak lambat- Lebih sederhana dan mudah digunakan- Tidak memiliki jendela bidik - Memiliki pilihan film simulation- Sensor prosesor belum maksimal Pilih Mana Sony Alpha A6000 atau Fujifilm X-A3? Di atas telah dijelaskan mengenai perbedaan antara Sony Alpha A6000 dan Fujifilm X-A3. Untuk lebih jelasnya, kami telah merangkum perbedaan tersebut pada tabel berikut ini Sony Alpha A6000Fujifilm X-A3 - Memiliki jendela bidik elektronik- Tidak memiliki jendela bidik elektronik- Memiliki kinerja lebih cepat- Memiliki kinerja kurang cepat - Lebih rumit digunakan dan dipelajari- Lebih mudah digunakan dan dipelajari Kesimpulan Dari penjelasan mengenai Sony Alpha A6000 dan Fujifilm X-A3 dapat disimpulkan bahwa kedua kamera ini memiliki keunggulan dan kelemahan masing-masing. Dengan harga yang terpaut tidak terlalu jauh, kamera ini juga memiliki kemampuan yang tidak terlalu berbeda. Namun jika diperhatikan, kamera Sony Alpha A6000 memiliki kualitas yang lebih baik dan cocok bagi profesional atau bagi pengguna yang telah terbiasa dengan kamera karena lebih sulit dipelajari oleh orang yang belum paham mengenai kamera. Sedangkan kamera Fujifilm X-A3 cocok bagi Anda yang hanya memiliki hobi untuk memotret dan bukanlah profesional. Kamu pilih yang mana? Vote sekarang dan lihat hasil survey yang jadi selera pembaca lainnya Baca jugaPilih Mana Fujifilm XA3 atau XA5?Pilih Mana Sony Alpha A6400 atau Sony Alpha A6500?Pilih Mana Fujifilm X-T30 atau Sony a6400?8 Kamera Mirrorless Terbaik 2022Pilih Mana Panasonic Lumix G7 vs Sony A6000Pilih Mana Fujifilm X-T100 atau Sony A6000? Sepertiketika ini yang anda lakukan sedang mencari Xiaomi mi a3 kelebihan dan kekurangan. Penulis berusaha menyediakan isu yang dikala ini anda anda cari. Memang pada suatu saat kita pasti mencari suatu hal di search engine seperti Google dan Bing untuk menemukan hal yang sedang kita belum tahu maupun memang ingin mengenal suatu hal tertentu. Bulan ini, Fujifilm telah mengumumkan Fuji X-A3, penerus seri XA-2. Kamera ini ditujukan oleh masyarakat awam untuk keperluan foto sehari-hari. Dibandingkan Fuji XA-2, kamera ini telah diperbaharui dengan teknologi yang lebih baru, diantaranya sensor APS-C 24MP, autofokus yang lebih baik, layar touchscreen dan bisa ditekuk 180 derajat untuk selfie. Sepertinya, kamera ini benar-benar dirancang untuk selfie, karena selain layar monitor yang menunjang, ada fitur baru seperti pemutih kulit dan deteksi senyum smile detection. Seperti kamera Fujifilm lainnya, Fuji X-A3 juga memiliki film simulation, dua diantaranya baru ditambahkan ke seri XA yaitu Pro Neg Hi dan Pro Neg Std. Pilihan warna kamera ada tiga yaitu coklat, hitam dan pink. Dari pilihan warnanya, keliatannya sasaran market Fuji XA-3 adalah untuk wanita dan remaja. Beberapa kelebihan Fuji X-A3 dibandingkan dengan X-A2 Layar selfie dan touchscreen in-camera panorama 60p video slow motion, 24p cinematic Resolusi foto lebih besar 24MP Electronic shutter up to 1/32000 detik Autofocus lebih baik Kekurangan X-A3 dari X-A2 adalah kapasitas buffer foto berturut-turut berkurang dari 16 menjadi 10 karena peningkatan resolusi berdampak ke ukuran file yang lebih besar. Maka itu, X-A3 bukan kamera yang cocok untuk merekam momen cepat seperti olahraga. Berbeda dengan seri kamera Fuji XT dan X-PRO, XA-3 ini tidak memiliki sensor X-Trans sehingga hasil fotonya tidak setajam seri XT. Processornya juga beda, jadi kinerjanya berbeda, dan film simulation seperti B&W ACROS tidak ada. Jadi? Bagi pencari kamera baru, mungkin mempertimbangkan seri Fuji X-T/X-E juga. Menurut saya kalau mengejar kualitas gambar dan kinerja, X-T10 lebih baik. X-E2S punya buffer yang lebih bagus, kualitas gambar lebih baik berkat lensa paketan 18-55mm f/ tapi LCD X-E2 tidak bisa diputar/tekuk. Sering foto subjek bergerak? kamera DSLR pemula seperti Canon 1300D atau Nikon D3400 yang baru dengan sistem autofokus phase detection lebih bisa diandalkan. Kesimpulannya adalah Fuji XA-3 paling cocok untuk pemula yang menginginkan kamera yang ringkas, tidak terlalu mahal, suka selfie, dan desain retro yang menarik. Fujifilm X-A3 + lensa XC 16-50mm telah tersedia di Indonesia dengan harga Rp Link Pembelian Bukalapak Shopee Lazada About the author Enche Tjin adalah pendiri Infofotografi, seorang fotografer, instruktur fotografi, penulis buku dan tour photography organizer. Saat ini, ia bertempat tinggal di Jakarta. Temui Enche di Instagram enchetjinFujiXerox DocuCentre SC2020 | A3 Warna - Kelebihan dan Kekurangan Mesin Fotocopy Fuji Xerox DocuCentre SC2020 | A3 Warna Review Kelemahan dan Keunggulan Fuji Xerox - DocuCentre SC2020 | A3 Warna Review detail pelanggan mengenai Spesifikasi dan Harga mesin fotocopy Fuji Xerox dengan Rp 42.750.000 - Vanectro.Com Halaman 25