Thesignificance of the distinction between GNP and GDP depends on the nature of a particular economy. For instance, if a country has more non-resident inflows and produces a considerable portion of its output by multinational corporations (i.e. with the help of external factors of production), its GNP will be higher than GDP.
Economia Estimar a produção total de um paĂs Ă© uma ferramenta essencial para realizar qualquer tipo de análise. Nesse contexto, o indicador mais relevante dentre todos Ă© o GDP. De suma importância para qualquer debate econĂ´mico, o GDP Ă© muito utilizado para medir principalmente a quantidade de riqueza produzida em um paĂs, alĂ©m de mostrar o seu ritmo de crescimento. O que Ă© GDP? O GDP, que vem do inglĂŞs “Gross Domestic Product” Ă© a soma da produção econĂ´mica total de um paĂs em um determinado perĂodo. Em portuguĂŞs, esse termo Ă© chamado de Produto Interno Bruto, ou PIB. Desse modo, podemos dizer que o GDP Ă© o valor monetário total de todos os bens acabados e serviços produzidos dentro das fronteiras de um paĂs em um espaço de tempo — como um mĂŞs, um trimestre, um semestre, um ano. Logo, pode-se dizer que esse Ă© um indicador do nĂvel de atividade econĂ´mica de um determinado paĂs. Diferentes abordagens para analisar o GDP Basicamente, existem trĂŞs mĂ©todos principais pelos quais o GDP pode ser analisado. Esses trĂŞs, quando calculados corretamente, resultam no mesmo valor. A seguir temos uma explicação rápida sobre cada um deles Baseado nos gastos gastos internos totais; Baseado na produção produção interna total; Baseado em renda renda nacional. Como o GDP Ă© calculado? Como calcular o GDP? A fĂłrmula para calcular o GDP mais comum Ă© baseada nos gastos. Com ela, sĂŁo somados todo o consumo tanto pĂşblico como privado, os gastos do governo, estoques de capital, investimentos pĂşblicos e privados e o resultado da balança comercial. Ela Ă© representada pela seguinte expressĂŁo GDP = C + G + I + NX Onde C = Consumo G = Gastos do governo I = Investimentos NX = Saldo lĂquido das transações com o exterior Exportações – Importações; O cálculo do GDP costuma ser feito trimestralmente, sendo sempre dada uma estimativa anualizada desse indicador a cada trimestre Normalmente, o seu modo de mensuração Ă© uniforme de paĂs para paĂs. Por isso, os dados utilizados para o cálculo sĂŁo praticamente idĂŞnticos. Desse modo, Ă© possĂvel fazer comparações de produtividade entre vários paĂses com um alto grau de precisĂŁo. Como o GDP Ă© utilizado pelo governo? O GDP costuma ser tratado como um indicador muito importante para os entes econĂ´micos, e a sua aplicação, quando correta, costuma ser um Ăłtimo indicativo para as tomadas de decisões. As informações do GDP costumam ser utilizadas principalmente pelos governos — sendo um Ăłtimo indicativo para embasar polĂticas econĂ´micas assertivas, caso o paĂs venha a apresentar crescimento econĂ´mico. Como o GDP Ă© utilizado pelas empresas e investidores? Já no mercado, normalmente as empresas costumam usar os dados de GDP como um guia. Com base nele, elas decidem a melhor forma de expandir ou contratar sua produção e outras atividades comerciais. Por outro lado, os investidores tambĂ©m usam esse indicador como um dos principais pontos a serem observados no momento da tomada de decisões de um investimento. Muitos desses investidores observam os dados de lucros corporativos nos relatĂłrios de PIB, pois esses sĂŁo Ăłtimos indicativos que demonstram como anda o resultado geral das empresas no paĂs. PorĂ©m, vale ressaltar que o PIB Ă© um indicador macroeconĂ´mico que abrange toda a cadeia produtiva de um paĂs. Portanto, ele nĂŁo deve ser utilizado com o objetivo de mensurar o desempenho de um setor especĂfico. AlĂ©m disso, vale lembrar o GDP permanece sendo apenas um dado macroeconĂ´mico — nĂŁo refletindo necessariamente o desempenho de uma empresa. SĂł Ă© possĂvel saber com exatidĂŁo se uma empresa vai bem analisando os seus dados financeiros e operacionais — e para conhecer mais sobre esse tema, preparamos um material especial para vocĂŞ. Acesse agora nosso minucurso gratuito sobre Valuation e precificação de ativos e aprenda em detalhes tudo sobre avaliação de empresas.
Bagaimanacara menghitung GNP NNP NNI PI DI? admin March 7, 2022. GNP : GDP + Pendapatan WNI luar negeri - Pendapatan WNA dalam negeri; GNP : GDP - Neto produksi luar negeri; 3. NNP (Net Nasional Product) Net National Product (NNP) memiliki arti Produk Nasional Neto (PNN) apabila diterjemahkan ke bahasa Indonesia. NNP/PNN merupakan
Pendapatan Nasional National IncomePendapatan nasional merupakan salah satu ukuran pertumbuhan ekonomi suatu negara. Berikut adalah beberapa konsep pendapatan nasionalProduk Domestik Bruto GDP Gross Domestic ProductProduk domestik bruto Gross Domestic Product merupakan jumlah nilai produk berupa barang dan jasa yang dihasilkan oleh unit-unit produksi di dalam batas wilayah suatu negara domestik selama satu perhitungan GDP ini, termasuk juga hasil produksi barang dan jasa yang dihasilkan oleh perusahaan/orang asing yang beroperasi di wilayah negara yang bersangkutan. Barang-barang yang dihasilkan termasuk barang modal yang belum diperhitungkan penyusutannya, karenanya jumlah yang didapatkan dari GDP dianggap bersifat bruto/ baca di ? PDB Produk Domestik Bruto GDP Gross Domestic Product – Penjelasan, Rumus dan Contoh SoalProduk Nasional Bruto GNP Gross National ProductProduk Nasional Bruto Gross National Product atau PNB meliputi nilai produk berupa barang dan jasa yang dihasilkan oleh penduduk suatu negara nasional selama satu tahun; termasuk hasil produksi barang dan jasa yang dihasilkan oleh warga negara yang berada di luar negeri, tetapi tidak termasuk hasil produksi perusahaan asing yang beroperasi di wilayah negara baca di ? PNB Produk Nasional Bruto GNP Gross National Product – Penjelasan, Rumus dan Contoh SoalPendapatan Nasional Neto NNI Net National IncomePendapatan Nasional Neto Net National Income adalah pendapatan yang dihitung menurut jumlah balas jasa yang diterima oleh masyarakat sebagai pemilik faktor NNI dapat diperoleh dari NNP dikurang pajak tidak langsung. Yang dimaksud pajak tidak langsung adalah pajak yang bebannya dapat dialihkan kepada pihak lain seperti pajak penjualan, pajak hadiah, Perseorangan PI Personal IncomePendapatan perseorangan Personal Income adalah jumlah pendapatan yang diterima oleh setiap orang dalam masyarakat, termasuk pendapatan yang diperoleh tanpa melakukan kegiatan perseorangan juga menghitung pembayaran transfer transfer payment. Transfer payment adalah penerimaan-penerimaan yang bukan merupakan balas jasa produksi tahun ini, melainkan diambil dari sebagian pendapatan nasional tahun lalu, contoh pembayaran dana pensiunan, tunjangan sosial bagi para pengangguran, bekas pejuang, bunga utang pemerintah, dan mendapatkan jumlah pendapatan perseorangan, NNI harus dikurangi dengan pajak laba perusahaan pajak yang dibayar setiap badan usaha kepada pemerintah, laba yang tidak dibagi sejumlah laba yang tetap ditahan di dalam perusahaan untuk beberapa tujuan tertentu misalnya keperluan perluasan perusahaan, dan iuran pensiun iuran yang dikumpulkan oleh setiap tenaga kerja dan setiap perusahaan dengan maksud untuk dibayarkan kembali setelah tenaga kerja tersebut tidak lagi bekerja.Pendapatan yang siap dibelanjakan DI Disposable IncomePendapatan yang siap dibelanjakan Disposable Income adalah pendapatan yang siap untuk dimanfaatkan guna membeli barang dan jasa konsumsi dan selebihnya menjadi tabungan yang disalurkan menjadi investasi. Disposable income ini diperoleh dari personal income PI dikurangi dengan pajak langsung direct tax adalah pajak yang bebannya tidak dapat dialihkan kepada pihak lain, artinya harus langsung ditanggung oleh wajib pajak, contohnya pajak Metode Penghitungan Pendapatan NasionalDalam menghitung pendapatan nasional terdapat tiga metode yang dapat digunakan yakni Metode produksi Production Approach Metode pendapatan Income Approach Metode pengeluaran Expenditure Approach1. Rumus Metode ProduksiPDB = P1Q1 + P2Q2 + … + PnQn Keterangan n = Jenis barang dan jasa yang diproduksi di negara Q2 Q3… = jumlah barang pertama, kedua, dan seterusnya P1 P2 P3… = harga barang pertama, kedua, dan seterusnya Hasil perhitungan dengan menggunakan pendekatan produksi sering dinakaman produk domestik bruto GDP.Penghitungan pendapatan nasional dengan metode produksi ini didasarkan atas jumlah nilai dari barang dan jasa yang dihasilkan sesuatu masyarakat atau negara dalam satu tahun. Semua nilai hasil akhir barang dan jasa tersebut dijumlahkan. Apabila jumlah produk ke 1 kita tandai dengan Q1, produk ke 2 kita tandai dengan Q2, dan seterusnya hingga produk ke n kita tandai dengan Qn, sedangkan di lain pihak harga satuan produk kita tandai dengan P1, harga satuan produk ke 2 kita tandai dengan P2, dan seterusnya hingga satuan produk ke n yang kita tandai dengan Pn, maka dalam bentuk persamaan matematika pendekatan produk akan kita dapatkanNI = P1Q1 + P2Q-2 + ….. + PnQnatau NI =yang mempunyai makna bahwa pendapatan nasional atas dasar harga pasar NI besarnya sama dengan produk nasional atas dasar harga Rumus Metode PendapatanY = R + W + I + P Keterangan Y = Pendapatan Nasional R = Sewa W = Upah I = Bunga P = Laba/ UntungPerhitungan pendapatan nasional dengan mengunakan metode pendapatan adalah dengan menjumlahkan semua pendapatan yang diperoleh semua pelaku ekonomi dalam suatu masyarakat atau negara pada periode tertentu. Pendapatan tersebut berupa pendapatan dari sewa, bunga, upah, keuntungan dan lain sebagainya. Angka yang diperoleh dari penghitungan pendapatan nasinal dengan menggunakan metode ini menunjukkan besarnya Pendapatan Nasional National Income = NI.Cara pendekatan pendapatan adalah komplemen cara pendekatan pengeluaran, karena sebenarnya cara pendekatan pendapatan bertitik tolak dari pengertian bahwa apa yang dikeluarkan oleh salah satu rumah tangga pasti menjadi penerimaan rumah tangga lain. Dalam perhitungan pendapatan Nasional dengan pendekatan pendapatan ini ada dua hal yang dimasukkan didalamnya walaupun sebenarnya bukan merupakan pendapatan yaitu penyusutan dan pajak tak perlu dimasukkan dalam perhitungan pendapatan nasionaal karena penyusutan adalah bagian dari penerimaan perusahaan yang tidak dibagikan pemilik faktor tak langsung, yaitu pajak-pajak yang pada dasarnya beban pajaknya dapat digeserkan kepada piha lain oleh para wajib pajak, seperti pajak penjualan, pajak tontonan, pajak pembangunan, pajak masuk dan pajak tak langsung hanyalah pemindahan daya beli dari kantong konsumen pembayar pajak kepada pemerintah yang terjadi pada saat transaksi dilakukan, karena sifat pajak tak langsung adalah demikian, maka pajak tak langsung tidak diterima oleh pemilik faktor produksi, sehingga harus diperhitungkan Rumus Metode PengeluaranY = AE = C + I + G X-MKeterangnyaY = pengeluaran atau AE aggregate expenditure C = konsumen I = rumah tangga swasta atau produsen G = rumah tangga pemerintah X-M = export nettoatauY = C + I + G + X-MKeterangan Y = Pendapatan Nasional C = Konsumnsi I = Investasi G = Pemerintah X = Ekspor M = ImporDalam penghitungan pendapatan nasional dengan metode pengeluaran, adalah dengan menjumlahkan seluruh pengeluaran sektor ekonomi, yakni dari rumahtangga, perusahaan, pemerintah dan sektor luar negeri pada suatu masyarakat atau negara pada periode tertentu. Angka yang diperoleh dari perhitungan ini menunjukkan besarnya Produk Nasional bruto Gross National Product = GNP masyarakat dalam perekonomian negara tersebut. Setiap rumah tangga, baik itu rumah tangga individu, rumah tangga perusahaan maupun rumah tangga pemerintah pasti melakukan pengeluaran untuk membeli semua kebutuhan yang yang dilakukan oleh rumah tangga individu untuk membeli semua kebutuhannya yang diperlukan dapat berupa barang, baik barang habis pakai dan barang tahan lama, maupun jasa. Pengeluaran semua itu disebut konsumsi C = Comsuption, pengeluaran perusahaan biasanya berupa Investasi I = Investasi, pengeluaran pemerintah G = Government ExpenditureDisamping itu bagi negara yang juga melakukan hubungan ekonomi dengan negara lain, masih terdapat pengeluaran bersih pembelian barang dan jasa oleh orang-orang dan badan-badan asing, pengeluaran tersebut disebut ekspor – impor X – M = ekspor di kurangi impor, atau net export.Secara singkat cara pendekatan pengeluaran ini dapat dirumuskan sebagai berikut PNB = C + I + G + X – MPNB = Pendapatan Nasional BrutoC = Konsumsi comsumptionI = Investasi InvesmentG = Pengeluaran Pemerintah Government ExpenditureX – M = ekspor dikurangi impor net exportPada cara pendekatan ini pengeluaran yang perlu mendapat perhatian khusus adalah pengeluaran yang berbentuk pengeluaran untuk membeli barang modal atau investasi. Dalam ilmu ekonomi pengeluaran investasi hanya khusus pada pengeluaran rumah tangga perusahaan untuk membeli barang modal baru, sehinga investasi selalu berupa penambahan barang modal riil pada stock barang modal yang sudah cara di atas akan menghasilkan nilai yang sama. Dengan kata lain, GNP = GNI = Rumus Perhitungan dengan Metode Nilai TambahNilai tambah = Selisih nilai output dan nilai inputNilai tambah added value adalah selisih antara nilai akhir harga jual suatu produk dengan nilai bahan bakunya. Nilai tambah sektoral suatu produk mencerminkan nilai tambah produk tersebut di sektor yang tambah yang dihitung menurut harga tahun berjalan disebut nilai tambah menurut harga berlaku. Nilai tambah dapat pula dihitung berdasarkan harga konstan pada tahun dasar tertentu. Ada empat macam cara yang dapat dilakukan untuk menghitung nilai tambah, yaitu 1 metode deflasi ganda; 2 metode ekstrapolasi langsung; 3 metode deflasi langsung; dan 4 metode deflasi komponen deflasi ganda, yaitu jika output menurut harga konstan dihitung terpisah dari masukan antara intermediate input menurut konstan. Sementara metode ekstrapolasi langsung, dilakukan dengan menggunakan perkiraan-perkiraan dari perhitungan keluaran output menurut harga konstannya itu deflasi langsung, dilakukan dengan menggunakan indeks harga implicit dari keluaran atau secara langsung menggunakan indeks harga produksi yang sesuai dijadikan sebagai angka pembanding terhadap nilai tambah menurut harga yang berlaku. Metode ini berasumsi bahwa inflasi yang terjadi pada keluaran sama dengan inflasi yang terjadi pada masukan deflasi komponen pendapatan, dilakukan dengan cara mendeflasikan komponen-komponen nilai tambah atas pendapatan-pendapatan yang membentuk unsur nilai tambah tersebut. Contohnya adalah nilai tambah atas pendapatan tenaga kerja, modal dan kompensasi tenaga kerja serta Perhitungan Pendapatan NasionalPada dasarnya, menghitung pendapatan nasional dilakukan untuk mengetahui perkembangan ekonomi suatu negara. Lebih dari itu, menghitung pendapatan nasional adalah hal penting karena memiliki banyak manfaat, yaituMengetahui tingkat kemakmuran suatu perubahan perekonomian dari waktu ke membuat proyeksi tentang tren perkembangan ekonomi masa membantu pemerintah merumuskan rencana dan kebijakan pembangunan yang sesuai untuk meningkatkan tingkat memperbaiki berbagai target pembangunan untuk berbagai sektor ekonomi berdasarkan kinerja membantu bisnis memperkirakan permintaan di masa depan untuk produk membuat perbandingan standar kehidupan orang kinerja perekonomian dalam skala indikator kualitas hidup suatu kinerja ekonomi antar indikator perbandingan kinerja ekonomi antar indikator perbandingan kualitas standar hidup satu negara dengan negara ukuran dan perbandingan pertumbuhan ekonomi dan kekayaan antar ukuran dan perbandingan pertumbuhan ekonomi dari waktu ke Soal dan Jawaban Pendapatan Nasional National IncomeJumlah belanja seluruh lapisan masyarakat dalam suatu negara yang berlangsung dalam waktu tertentu. Pernyataan tersebut merupakan defnisi pendapatan nasional dilihat dari sisi…a. produksi b. distribusi c. investasi d. pendapatan e. pengeluaranJawaban e Pembahasan Dengan pendekatan pengeluaran, pendapatan nasional dapat didefnisikan jumlah pengeluaran atau belanja seluruh lapisan masyarakat dalam suatu negara yang berlangsung dalam waktu tertentu, biasanya satu Adidaya bermaksud untuk menghitung besarnya pendapatan nasional negara tersebut dengan menggunakan pendekatan pengeluaran. Diketahui beberapa data dari negara Adidaya sebagai berikut dalam milyar rupiah Sewa tanah Konsumsi Upah Pengeluaran pengusaha Ekspor Impor Keuntungan Ekspor netto Pengeluaran pemerintah Dari data tersebut, besarnya pendapatan nasional negara Adidaya adalah…a. b. c. 95000 d. 98. 000 e. Dengan menggunakan pendekatan pengeluaran, maka pendapatan nasional dapat dihitung dengan menambahkan konsumsi, pengeluaran pengusaha investasi, pengeluaran pemerintah, serta ekspor netto ekspor – impor. Perlu diingat bahwa ekspor netto sudah merupakan selisih antara ekspor dengan impor sehingga kita tidak perlu menghitungnya = C + I + G + Ekspor netto Y = + + + 5000 Y = bNational income diperoleh dari NNP setelah dikurangi…a. bunga modal b. depresiasi c. laba perusahaan d. pajak tidak langsung e. pajak laba perusahaanJawaban d Pembahasan NNP setelah dikurangi pajak tidak langsung akan diperoleh besarnya national negara Y memiliki data dalam suatu tahun Sewa Upah Investasi Bunga Konsumsi Ekspor Impor Belanja Pemerintah Besarnya pendapatan nasional negara Y dihitung dengan menggunakan pendekatan pengeluaran adalah… Jawaban EPembahasanUntuk mencari total pendapatan nasional dengan menggunakan pendekatan pengeluaranPendapatan Nasional = C+I+G+X-M= + – = Konsumsi I = Investasi G = Belanja Pemerintah X= Ekspor M = ImporJika diketahui Produk Domestik Bruto PDB Indonesia pada tahun 2004 adalah Rp Miliar. Pendapatan/Produk neto terhadap Luar Negeri Rp Miliar, Pajak tidak Langsung Rp Miliar, Penyusutan Rp Miliar, Iuran Asuransi Rp 2,0 Miliar, Laba ditahan Rp 5,4 Miliar, Transfer Payment Rp 6,2 Miliar dan Pajak Langsung Rp 12,0 Miliar. Hitunglah a. GNP b. NNP c. NI d. PI e. DIJawab a. GNP = GDP + Produk Neto terhadap Luar Negeri = Rp Miliar + Rp Miliar = Rp Miliar b. NNP = GNP – Penyusutan = Rp Miliar – Rp Miliar = Rp Miliar c. NI = NNP – Pajak tidak Langsung = Rp Miliar – Rp Miliar = Rp Miliar d. PI = NI + Transfer Payment – iuran asuransi + iuran jaminan sosial + Laba di tahan + Pajak Perseorangan = Rp Miliar + Rp 6,2 Miliar – Rp 2,0 Miliar + Rp 5,4 Miliar = Rp Miliar – Rp 7,4Miliar = Rp Miliar e. DI = PI – Pajak Langsung = Rp Miliar – Rp 12,0 Miliar = Rp MiliarPendapatan yang diperoleh masyarakat dalam suatu perekonomian adalah sebagai berikut. Upah dan gaji = Rp. Sewa tanah = Rp. Konsumsi = Rp. Investasi = Rp. Ekspor = Rp Tentukanlah nilai pendapatan nasionalnya!Penyelesaian Y = C + I + G + X-M = + + + – = Rp. diketahui Konsumsi masyarakat = Rp. Pendapatan laba usaha = Rp. Pengeluaran negara = Rp. Pendapatan sewa = Rp. Pengeluaran Investasi = Rp. Ekspor = Rp. Impor = Rp. Berapa pendapatan nasionalnya?Penyelesaian Y = C + I + G + X-M = + + + – = + = Rp. data sebagai berikut Pengeluaran konsumsi = Rp. Menyewa tanah = Rp. Pengeluaran pengusaha = Ekspor = Rp. Impor = Rp. Keuntungan = Rp. Besarnya pendapatan nasional jika dihitung dengan pendekatan pengeluaran adalah…Penyelesaian Y = C + I + G + X-M Y = + + + – Y = Rp. yang diperoleh masyarakat dalam suatu perekonomian sebagai berikut. Upah dan gaji = Rp. Sewa Tanah = RP. Konsumsi = Rp. Pengeluaran Pemerintah = Rp. Bunga Modal = Rp. Keuntungan = Rp. Investasi = Rp. Ekspor = Rp. Impor = Rp. Tentukan pendapatan nasional menggunakan metode pendapatan!Penyelesaian Y = R + W + I + P Y = + + + Y = Satuan dalam milyaran rupiah PDB Indonesia Pendapatan neto LN 4955,7 Pajak Tidak Langsung 8945,6 Penyusutan 6577,8 Iuran Asuransi 2 Lab ditahan 5,4 Transfer payment 13 Pajak Langsung 12 Konsumsi 100000 Hitunglah GNP, NNP, NNI, PI, DI, dan TabunganPenyelesaian GNP = GDP + Produk Neto terhadap Luar Negeri = M + M = M NNP = GNP – Penyusutan = M – M = M NNI = NNP – Pajak tidak langsung = M – M = M PI = NNI – Transfer Payment – iuran Jaminan Sosial+iuran Asuransi+Laba Ditahan+Pajak Perseorangan = – 13 M – 2 M + 5,4 M = M – 7,4 M = M DI = PI – Pajak Langsung = M – 12 M = M Tabungan = DI- Konsumsi = M – M = diketahuiJenis BarangHarga Rp.Jumlah jumlah pendapatan nasionalnya?Penyelesaian Jenis BarangHargaNilai TambahJumlah perkiraan pendapatan nasionalnya adalah Rp. penjualan seluruh perusahaan Tergolong kain batik R. Juta, bahan mentah yang dibutuhkan bernilai Rp. 500 juta. Maka sumbangan industri batik pada pendapatan nasional adalah?Penyelesaian Rp. 2000 juta – Rp. 500 juta = Rp. 1500 jutaProses produksi pakaian jadi Kapas = Rp. Benang = Rp. Kain = Rp. Pakaian Jadi = Rp. Berapakah total nilai tambahnya?Penyelesaian Kapas à Benang à Kain à Pakaian Jadi à à à Total Nilai tambah = + + + = Rp. negara Timor Leste mempunyai data tahun 2012 sebagai berikut Jumlah produksi perusahaan asing dan lokal $ Jumlah pendapatan warga negara di Timor Leste $ Jumlah pendapatan warga negara Timor Leste di Indonesia $ Penyusutan $ Pajak tidak langsung $ Laba di tahan $ Pajak perusahaan $ Pajak langsung = $ Transfer Payment $ Iuran Pensiun $ Hitung lah GDP, GNP, NNP, NNI, PI, DI, dan pendapatan perkapitanya jika jumlah penduduk sebanyak 1000 jiwa!Penyelesaian dan jawaban Faktor luar negeri = $ – $ = – $ GDP = $ – $ = $ = $ NNP = GNP –Penyusutan = $ – $ = $ NNI = NNP- Pajak tidak langsung = $ – $ = $ PI = NNI + Transfer payment – Iuran pensiun + Pajak perusahaan + Laba ditahan = $ + $ – $ + $ + $ = $ DI = PI – Pajak Langsung =$ – $ =$ Pendapatan perkapita = GNP / jumlah penduduk = $ / 1000 = $133,85Bacaan LainnyaPengertian Deflasi Contoh, Jenis, Penyebab, Pengaruh, Cara MengatasiMotif ekonomi terbagi dalam 2 aspek Intrinsik & EkstrensikEkonomi Merupakan Salah Satu Ilmu SosialCara Impor Barang dari China atau Luar Negeri – Yang perlu Anda ketahui sebelum menjadi importirBank Indonesia dulu disebut De Javasche BankUang Rupiah Negara Indonesia & Sejarah Nilai Tukar Rupiah Terhadap USDCara Memilih Asuransi Rumah Untuk Pembeli Yang PintarCara Menghitung Persen Rumus, Contoh Soal, Jawaban, Pengertian, SejarahBerapa Kecerdasan IQ Anda? Tes IQ Anda Disini10 Cara Belajar Pintar, Efektif, Cepat Dan Mudah Di Ingat – Untuk Ulangan & Ujian Pasti Sukses!Tulisan Menunjukkan Kepribadian Anda & Bagaimana Cara Anda Menulis?Top 10 Sungai Terpanjang Di DuniaKepalan Tangan Menandakan Karakter Anda & Kepalan nomer berapa yang Anda miliki?Perbedaan Ketelitian, Ketepatan Dan Kecermatan Pada Kalkulasi & Cara Untuk Mencegah Kesalahan MenghitungUnduh / Download Aplikasi HP Pinter PandaiRespons “ohh begitu ya…” akan sering terdengar jika Anda memasang applikasi kita!Siapa bilang mau pintar harus bayar? Aplikasi Ilmu pengetahuan dan informasi yang membuat Anda menjadi lebih smart!HP AndroidHP iOS AppleSumber Economics Discussion, Investing Answers, Economics Online, TopprPinter Pandai “Bersama-Sama Berbagi Ilmu” Quiz Matematika IPA Geografi & Sejarah Info Unik Lainnya Business & Marketing
ThisVideo Explains the Concepts of Gross Domestic Product, Gross National Product, Net Domestic Product, Net National Product and Per Capita Income.To Prepa
Apa itu Pendapatan Nasional? Yuk, belajar pengertian, konsep, rumus, serta cara menghitung pendapatan nasional dengan membaca artikel Ekonomi Kelas 11 ini! — Guys, guys, guys! Udah tau belum nih, ternyata setiap kita melakukan kegiatan ekonomi, itu bisa berpengaruh lho, sama pendapatan nasional! Kegiatan ekonomi yang dimaksud di sini tuh meliputi profesi atau pekerjaan yang kita lakuin sehari-hari buat dapet penghasilan, kegiatan belanja yang rutin kita lakuin untuk memenuhi kebutuhan, sampai ke kegiatan jual-beli barang haram yang biasa kita lakuin sama temen-temen di sekolah. Wey, jual-beli apaan tuh, kok haram?! Bercanda kak, maksudnya jual-beli risol buat danusan.. Eh, tapi emangnya beneran bisa berpengaruh ke pendapatan nasional kalau kegiatan ekonominya cuma dalam lingkup yang kecil? Bisa, dong! Karena kegiatan ekonomi individu ini akan masuk kepada perhitungan konsep pendapatan nasional yang disebut dengan PI atau Personal Income. Nanti, kita akan membahas lebih detail tentang ini, ya. Tapi sebelumnya, kita belajar dulu pengertian dari pendapatan nasional, yuk! Pengertian dan Konsep Pendapatan Nasional Pendapatan nasional adalah penjumlahan nilai akhir produksi barang dan jasa yang dihasilkan oleh suatu negara dalam kurun waktu tertentu. Konsep pendapatan nasional terdiri atas 6 macam, yakni GDP, GNP, NNP, NNI, PI, dan DI. Hahhhh?? Apaan tuh kok disingkat-singkat? Biar kamu makin paham, kita bahas satu per satu, yaw! Gross Domestic Product GDP Gross Domestic Product GDP atau Produk Domestik Bruto PDB adalah menghitung produksi barang dan jasa semua warga negara yang ada di dalam negeri. Rumus GDP adalah GDP = produk warga negara di dalam negeri + produk warga negara asing di dalam negeri Jadi, semua barang maupun jasa yang diproduksi di dalam negeri, baik oleh warga negara sendiri maupun warga negara asing, termasuk ke dalam GDP. Ingat, kata kuncinya adalah domestik. Baca juga Pengertian, Jenis, dan Manfaat Devisa Gross National Product GNP Gross National Product GNP atau Produk Nasional Bruto PNB adalah menghitung produksi barang dan jasa semua warga suatu negara di manapun mereka berada. Rumus GNP adalah GNP = produk warga negara di dalam negeri + produk warga negara di luar negeri atau jika diketahui GDP, maka rumusnya menjadi GNP = GDP – produk warga negara asing di dalam negeri + produk warga negara di luar negeri Jadi, semua barang maupun jasa yang diproduksi oleh warga negara asli, baik di dalam negeri maupun di luar negeri, termasuk ke dalam GNP. Kali ini, kata kuncinya adalah nasional. Untuk rangkuman GDP dan GNP bisa kamu lihat pada infografik berikut. Net National Product NNP Net National Product NNP adalah GNP dengan memperhitungkan adanya penyusutan. Kalau GNP tadi kan kita hitung semuanya tuh, tanpa penyusutan, nah kalau di NNP, kita hitung juga penyusutannya, ya. Sehingga rumus NNP menjadi NNP = GNP – Penyusutan NNP merupakan konsep pendapatan nasional yang dilihat hanya dari laba yang diperoleh, karena tujuan dari NNP adalah untuk mencari netto atau nilai bersih dari suatu produksi. Berbeda dengan GNP yang tujuannya adalah untuk mencari nilai brutonya. Baca juga Macam-Macam Kebijakan Perdagangan Internasional Net National Income NNI Net National Income NNI adalah NNP dengan memperhitungkan komponen pendapatan yang tidak mencerminkan balas jasa atas faktor produksi. Rumus NNI adalah NNI = NNP – pajak tidak langsung + subsidi Pajak tidak langsung harus dikurangkan karena tidak mencerminkan balas jasa atas faktor produksi. Uang pajak memang diterima oleh penjual/produsen bersama harga pasar barang yang dijualnya, tetapi uang pajak itu wajib diserahkan kepada pemerintah. Sementara itu, subsidi harus ditambahkan karena harga-harga tertentu dibuat lebih murah daripada biaya produksi sesungguhnya, misalnya untuk subsidi harga pupuk, BBM, atau beras. Rangkuman NNP dan NNI bisa kamu lihat pada infografik berikut. Personal Income PI Personal Income PI adalah bagian pendapatan nasional yang merupakan hak individu-individu dalam perekonomian sebagai balas jasa keikutsertaan mereka dalam proses produksi. Rumus PI yaitu PI = NNI + transfer payment – laba ditahan – pajak perseroan – iuran asuransi – iuran dana sosial Jadi, PI ini menghitung jumlah pendapatan yang diterima oleh setiap orang, termasuk penghasilan danusan risol yang kamu lakuin bareng temen-temenmu, nih. Eits, tapi PI ini ngitungnya harus ditambah dengan pembayaran pindahan/transfer transfer payment, serta dikurangi dengan laba yang ditahan, iuran asuransi, dan iuran dana sosial. Disposable Income DI Disposable Income DI adalah pendapatan yang siap dibelanjakan alias dimanfaatkan untuk membeli barang atau jasa, serta dimanfaatkan untuk investasi. Rumus DI yaitu DI = PI – pajak langsung Pajak langsung adalah pajak yang bebannya tidak dapat dialihkan kepada orang lain, contohnya yaitu pajak pendapatan. Nah, perhitungan DI ini berasal dari PI yang dikurangi dengan pajak langsung. Terakhirrr, kamu bisa cek rangkuman PI dan DI pada infografik berikut. Nah, itu dia pembahasan lengkap tentang pendapatan nasional, mulai dari pengertian, konsep, rumus, serta cara menghitungnya. Gimana? Sudah paham? Yuk, perdalam lagi pengetahuanmu dengan menonton video belajar di ruangbelajar! Bisa diakses dari laptop juga, lho! Referensi Alam S. 2014. Ekonomi untuk SMA dan MA Kelas XI. Jakarta Erlangga.
GDP> GNP > NNP > NNI > PI > DI. Perbandingan mengenai indikator pendapatan nasional akan lebih jelas bila kita menerapkan dalam angka: GDP Rp. 100.000,00; Pendapatan Neto dari LN Rp. 10.000,00 -
The Concept of National Income- GDP, GNP, NNPThe Concept of National Income- GDP, GNP, NNPMd. Akram hossenNational income is the total value a country’s final output of all new goods and services produced in one year. There are various concepts of National Income. The main concepts of NI are GDP, GNP, NNP, NI, PI, DI, and PCI. These different concepts explain about the phenomenon of economic activities of the various sectors of the various sectors of the economy.
GNP= GDP - neto terhadap luar negeri 3. Produk Nasional Neto atau Net National Product (NNP) Adalah nilai pasar barang dan jasa yang dihasilkan dalam satu tahun. Untuk menghitung NNP adalah Produk Nasional Bruto (PNB) dikurangi dengan penyusutan (depreciation). Penyusutan di sini artinya penyusutan barang-barang yang
Gross national product GNP is a slightly modified version of gross domestic product GDP. The GNP of a country is equal to the value of all goods and services produced by the nationals of a country's economy plus the value of total imported goods and services less the total exported goods and services – no matter where they are located or where the money is earned. By comparison, GDP limits calculations to value within the nation's physical limits. GDP is considered more accurate when considering the geographic borders of a country's economy, while GNP accounts for all nationals or citizens of a given economy. For related reading, see "Understanding GDP vs. GNP" Suppose a citizen moves to Scotland and opens a business making raincoats. GNP would count this activity towards the total production of the United States, not the United Kingdom. Conversely, GDP would count this activity towards the Official Formula for GNP The simplified version of the official GNP formula can be written as the sum of consumption by nationals, government expenditures, investments by nationals, exports to foreign consumers and foreign production by domestic firms minus the domestic production by foreign firms. Another way to calculate GNP is to take the GDP figure, plus net factor income from abroad. All data for GNP is annualized and can be adjusted for inflation to produce real GNP. In a sense, GNP represents the total productive output of all workers who can be legally identified with the home country. There are several problematic complications of using GNP. One is how to account for individuals who hold dual citizenship. If the aforementioned raincoat manufacturer has dual and citizenship, and both nations claim all of his productive output, then his efforts are counted twice when estimating global GNP. Globalization and GNP The global economy is increasingly interconnected. It is possible for a citizen in one country to produce goods and services in many countries simultaneously over the Internet or through modern supply chains. This raises definitional and accounting issues for GNP calculations. Partially for this reason, the Bureau of Economic Analysis BEA uses GDP rather than GNP. Contemporary macroeconomics stresses the importance of spending in a national economy. Suppose a German automaker builds a car manufacturing plant in Alabama. According to demand-side theory, the jobs created in Alabama increase spending and create economic growth in the not Germany. Both GNP and GDP track economic growth by aggregating total income, but the income produced from GDP is much more geographically sensitive than the income produced from GNP. Measuring Economic Growth The actually used GNP as its official measure of economic welfare until 1991, after which it switched to GDP. However, some economists question the validity of using GDP to compare different economies or the same economy across time. One issue these economists raise is inflation. However, inflation can be accounted for by creating reliable price indexes and adjusting for standardized values. A second issue is population size China and India have many more possible producers and consumers than, say, Switzerland or Ireland. Most economists advocate using GNP or GDP per capita to account for the real impact of income growth on individuals. There are other objections as well, but almost all contemporary accounts of economic size and growth are tracked in terms of GDP.
NNP= GNP -Penyusutan = $133.850 - $10.000 = $ 123.850 NNI = NNP- Pajak tidak langsung = $123.850 - $26.500 = $97.350 PI = NNI + Transfer payment - (Iuran pensiun + Pajak perusahaan + Laba ditahan) = $97.350 + $ 10.500 - ($ 3.200 + $ 6.580 + $ 1.300) = $ 96.770 DI = PI - Pajak Langsung =$ 96.770 - $14.400 =$ 82.730
PembahasanDiketahui Ditanya BesarGNP, NNP, NNI, PI dan DI Jawab Langkah untuk menghitungGNP, NNP, NNI, PI dan DI adalah sebagai berikut dalam miliar rupiah. Berdasarkan perhitungan tersebut dapat diketahui bahwa besar PNB/GNP miliar, NNP miliar, NNI miliar, PI miliar, dan DI Ditanya Besar GNP, NNP, NNI, PI dan DI Jawab Langkah untuk menghitung GNP, NNP, NNI, PI dan DI adalah sebagai berikut dalam miliar rupiah. Berdasarkan perhitungan tersebut dapat diketahui bahwa besar PNB/GNP miliar, NNP miliar, NNI miliar, PI miliar, dan DI miliar.
yxmi6. mb2j0y5u09.pages.dev/12mb2j0y5u09.pages.dev/299mb2j0y5u09.pages.dev/110mb2j0y5u09.pages.dev/108mb2j0y5u09.pages.dev/140mb2j0y5u09.pages.dev/364mb2j0y5u09.pages.dev/35mb2j0y5u09.pages.dev/229mb2j0y5u09.pages.dev/41
gdp gnp nnp nni pi di