Berikutini 3 makanan penyebab asam urat dari jenis Ikan. Asam urat adalah penyakit dari sisa metabolisme zat purin yang berasal dari sisa makanan yang kita konsumsi. Purin sendiri adalah zat yang terdapat dalam setiap bahan makanan yang berasal dari tubuh makhluk hidup. Berikut ini makanan penyebab asam urat: Baca Juga: Teri Medan, Oleh-oleh
Salam Terapi Jarum - Sakit merupakan tanda peringatan dari Allah Swt., sakit termasuk ujian dan dapat juga sebagai musibah, hal ini tentunya tergantung dari prasangkaan seorang hamba kepada Sang Khaliq. Tidak setiap penyakit penyebabnya berupa materi atau karena badan, seperti yang telah kita ketahui dalam penyebab penyakit itu ada 2 yaitu hati dan badan pencernaan. Anilisa dibawah ini merupakan penyakit badan yang disebabkan karena hati, tingkah laku, perangai, akhlaq atau kelakuan kita sendiri. berikut 55 Analisa Penyakit ala Ustad Danu. Sariawan = Ngomel Darah rendah = Banyak Pertimbangan, Ragu-Ragu Sinusitis = Menahan beban pikiran Kolesterol = Punya pendapat tidak mau disanggah Darah tinggi = Emosi tinggi, tidak mau kalah. Alergi = Ambisi tinggi, ambisi untuk disegani. Penyakit Kulit = Penyakit nostalgia terhadap angan-angan, inginnya diperhatikan. Sakit Gigi = Hobinya marah, geram Asma = Emosi tertekan dan tertutup. Hernia = Keinginan tinggi tidak tercapai. Batuk = cerewet, apa-apa dikomentari. Hermia = Emosi yang terpendam dan terlalu memaksakan. Penyempitan jantung = suka ngatur, kurang suka menerima. Tumor = Ngeyel, meremehkan orang. Dada Panas = marah dipendam, tertekan. Tidak Punya Keturunan = Diam, kurang inisiatif. Lumpuh = Pemalas/malas. Kanker Usus = Ngeyel, semaunya sendiri, ngambek. Kanker Payudara = Keinginan yang meledak-ledak. Kanker Rahim= Suka marah, merepet. Bisul di Pantat = mempunyai Ambisi yang tinggi tetapi tidak dikerjakan. Bisul di kepala = Ambisi tinggi dan dikerjakan. Jantung Bengkak = Egois, keinginan kuat Jantung Bocor = Ngejek, emosi dipendam. Jantung = Yakin terhadap prinsipnya. Paru-Paru = merasa paling mampu dan memiliki rasa kebanggaan yang kuat, Ginjal = tidak dapat membedakan mana yang baik ataupun yang buruk. Sesak Nafas, Asma, Tenggorokan, Ulu hati = keinginan yang kuat tetapi sedikit gerak Vertigo = tidak mau mendengar nasehat. Kaki sakit/Sendi = Mau menang sendiri Tangan Sakit = Merasa mampu menangani. Leher Sakit = Suka berpaling. Keringat Dingin = Terlalu Santai. Keringat Banyak = terburu-buru Asam Urat = Prinsipnya tidak bisa diarahkan. Diabetes = Solusinya paling benar, suka ngatur. Stroke = Merasa mampu dan dapat berdiri sendiri, sifat pendiam, egois dan emosi sangat tinggi Maag = Suka ngeyel Anyangan = Apa yang diinginkan supaya tercapai. Sakit Kejang = Pikiran kurang baik. Darah Tinggi = Emosi Tensi Tinggi = Cepat tersinggung. Serak = Punya sifat kurang terpuji, merasa mampu Vena Tersumbat = Emosi Terpendam Sakit Kepala depan = Berfikir yang bukan-bukan Sakit Kepala tengah = berfikir berhari-hari Sakit Kepala belakang = cepat emosi Sakit Kepala samping = tidak mau mendengar. Sesak nafas di hulu hati = mudah putus asa. Sesak nafas di atas = emosi disimpan Sesak nafas di dada = emosi tertekan Pilek Sering Ingusan = Sedikit-sedikit difikir serius. Sakit Perut = Cepat Emosi. Asam Urat Pangkal Ibu Jari = Sangat teguh, kuat memegang keyakinan Kaku Perut = tidak mau mendengar Gabung di Channel Telegram Terapi Jarum Encokpenyakit penumpukan kristal asam urat dengan rematik. karena encok terkait dengan gangguan metabolisme pengeluaran kadar asam urat d Siraman Qolbu Bengkel Hati, adalah stasiun acara TV di MNCTV. Ustadz Danu tahu sebagian besar jenis penyakit yang diminta para peziarah karena perilaku atau moral seseorang sebelumnya, ternyata ia adalah yang disebut Ir. Djoko Ismanu Herlambang memperoleh ilmu selama bertahun-tahun meneliti hubungan antara penyakit dan moral seseorang. Dia mengatakan semua bencana yang kita alami sekarang adalah hasil dari tindakan kita sebelumnya lihat QS Asy Syuura 30-31, dan apa yang telah dialami oleh anak-anak yang nakal adalah hasil dari tindakan orang tua mereka sebelumnya. Banyak jamaah membaca penyakit setelah mengikuti sarannya, baik secara langsung mengikuti kegiatan masjid dan melalui siaran TV. Semua penyakit datang dari hati, jadi perbaiki hati kita !!! Berbagai penyakit dan penyebab termasuk = Memiliki keinginan kuat di wajah dengan kejengkelan, ada praktik yang salah untuk keamanan = Ambisi tinggi, ambisi untuk dihormati = Praktek yang salah, itu seperti itu. 2. Amandel = Suka marah, marah karena macet. 3. Ambien = Emosi berlebihan ketika ada masalah dalam keluarga, biasanya diam dulu, lalu marah besar. 4. Putera seorang perawan = Salah satu dari orang tuanya ketika dia sering berbicara. 5. Anak-anak astma / kesulitan bernafas = Karena mereka tidak ingin berselisih antara suami dan istri, maka ketika perselisihan sering kali tidak terselesaikan dan menjadi jengkel maka yang disimpan = Ada masalah yang tidak bisa dibicarakan dengan siapa pun karena malu dll = Ketika hamil salah satu orang tua terus Gangguan kuat. 6. Anak autis, Tidak dapat bicara = Waktu hamil, masalah dengan pasangan tidak terselesaikan, tetapi tetap kesal untuk waktu yang lama lebih dari 1 bulan = Satu orang tua sering malas berpikir untuk mengalami masalah atau berdiskusi. 7. Anak tidak bisa berjalan = Orang tua malas menangani masalah rumah tangga yang dihadapi seperti masalah diam, diam dengan jengkel. 8. Anak-anak, cairan di otak = Masa kehamilan, salah satu orang tua ketika mengalami masalah seperti malas memikirkannya putus asa 9. Anak lumpuh otak = Pada saat hamil, salah satu orang tua sering diam pendiam, tidak mau membicarakan masalah. 10. Anak-anak down syndrome = Selama kehamilan, ibu telah marah pada kata yang merendahkan orang lain 11. Epilepsi anak = Orang tua sering bertengkar, lalu diam melamun dan mundur tua yang jengkel = Satu orang tua mudah tersinggung = Ketika marah sering menurunkan orang = Salah satu orang tuanya sering pikiran negatif berpikir negatif 12. Gagal ginjal = Ketika orang tua hamil sering bertengkar dan terus kesal Ginjal, ginjal menggelegak, beberapa urin dari kandung kemih kembali ke ginjal = Satu orang tua, sering kesal terus lama pada pasangan, diam-diam menolak untuk membahas masalah 13. Ginjal, ginjal dan radang otak meningitis = Orang tua sering bertengkar, marah lama dipelihara, jengkel 14. Anak, Hepatitis A = Orang tua sering berkelahi dan memiliki waktu yang lama 15. Hydrosifalus child = Ketika ada masalah yang keluar pertama adalah gangguan = Ketika disarankan, ya-ya tetapi tidak diterapkan 16. Anak hypoteroid = Salah satu orang tua bila punya masalah lebih banyak diam 17. Anak jatuh dan lumpuh = Orang tua sering bertengkar dan sering putus asa dalam menghadapi masalah 18. Anak kejang-kejang saat tidur = Orang tua sering bertengkar atau menyimpan masalah disertai emosi, tidak didiskusikan/diselesaikan = Amalan salah 19. Anak keterbelakangan mental = Salah satu atau kedua orang tua sering punya emosi yang kuat dan kalo marah jadi kalap, sampai mengeluarkan kata-kata yang menyinggung perasaan merendahkan orang 20. Anak, leher lemah = Salah satu orang tua tidak menghormati orang tuanya 21. Anak leukimia = Orang tua sering bertengkar dan menyimpan marah jengkel = Orang tua gampang tersinggung dan jengkel 22. Anak lumpuh = Orang tua sering putus asa dalam menghadapi masalah 23. Anak malas = Orang tua sering malas-malasan dalam mengerjakan sesuatu Anak meninggal terus dalam kandungan tali pusat kecil = Cepat tersinggung dengan suami 24. Anak mongoloid = Saat hamil salah satu orang tuanya suka merendahkan/meremehkan orang lain Anak, muka bengkak, Benjolan dekat mata 25. Orang tua sering emosi dan marah yang tersimpan, jengkel bila melihat sekitarnya ada yang tidak cocok di hati 26. Anak nakal = Orang tuanya sering marah/uring-uringan/emosi. 28. Anak radang otak = Orang tua menyimpan marah yang selalu terpikirkan 29. Anak rewel = Sebelum lahir anaknya, salah satu orang tuanya suka rewel di hati jengkel dan diam 30. Anak sering kejang-kejang autis = salah satu orang tua suka diam, bila ada masalah dipendam jadi jengkel 31. Anak sering diganggu makhluk lain selalu ngajak pergi, tak bisa pulang = Waktu hamil dibacakan surat Yusuf agar anaknya cakep niat baca Al-Qurâan bukan karena Allah 32. Anak sering kesurupan = Orang tua punya amalan salah, baca qurâan dengan niat duniawi atau sering ngelamun 33. Anak sering kejang step = Salah satu orang tua sering marah emosi tinggi tapi diam dan jengkel 34. Anak sering pingsan = Suami istri sering bertengkar, marah, diam jengkel dan melamun 35. Anak susah bangun dari duduk = Orang tua sering marah 36. Anak susah diatur, suka menyendiri = Salah satu orang tua bila punya keinginan harus dituruti = Bila ada masalah suka ngambek 37. Anak talasemia = Pada saat hamil orang tua ibunya menyimpan jengkel dan dandam yang kuat pada keluarganya atau pada suaminya 38. Anak, toksoplasma & rubella = Salah satu orang tua sering berantem dengan orang tuanya atau berantem suami istri = Salah satu orang tua sering menyimpan jengkel = Salah satu orang tua bila dinasehati suka menolak 39. Anak, trombosit turun = Saat hamil, salah satu orang tua menyimpan marah yang lama 40. Anak tumor payudara = Kedua orang tua sering bertengkar 41. Anemia kekurangan sel darah merah, Hb rendah = Sering marah tersimpan jengkel pada pasangan atau pada orang tua hampir tiap hari 42. Anyangan Kesemutan= Apa yang diinginkan supaya tercapai. 43. Asam Urat = Prinsipnya tidak bisa diarahkan kaku, tidak mau kurang lebih = Susah dinasehati 44. Astma = Emosi tertekan dan tertutup 45. BAB berdarah = Emosi tinggi, cepat marah 46. BAB dan kencing panas = Jengkel karena punya keinginan yang kuat ngotot tetapi tidak kesampaian 47. BAB sering = Sering ngomel dalam rumah tangga 48. BAB tidak lancar = Sering menyimpan masalah, tidak diomongkan = Pendiam, tidak suka bicara, menyimpan jengkel 49. Badan lemas = Ada kekhawatiran yang tinggi takut berlebihan dalam pikiran 50. Badan panas, linu, gerah, ga bisa berdiri/berjalan = Amalan salah 51. Badan sakit-sakit gejala stroke = Suka tersinggung, suka jengkel walau sedikit dalam menghadapi pekerjaan 52. Batuk = cerewet, apa-apa dikomentari = Banyak omong, keras dan kasar 53. Batuk flu = Sering tidak peduli pada lingkungan 54. Bau badan = Biasanya orang ini gampang tersinggung, kalau dinasihati langsung ânyerangâ, dan malas 55. Bau mulut = Biasanya mempunyai sifat yg bicaranya tidak enak atau suka bikin tersinggung menyakiti orang 56. Benjolan di dekat telinga kiri = Suka jengkel bila mendengan sesuatu yang tidak cocok di hati cepat tersinggung 57. Benjolan di kaki = Punya keinginan kuat, kaku keras kepala 58. Benjolan di leher, Gondok = Jarang bicara, tapi sekali bicara pedas 59. Benjolan di leher kiri = Banyak marah, kalo ngomong suka ngotot 60. Benjolan di lutut = Sering jengkel bila nasehatnya tidak dituruti 61. Benjolan di pita suara = Sering mau menasehati pasangan tetapi tertahan tidak jadi ngomong, akhirnya jadi jengkel yang tersimpan 62. Benjolan di rahim = Sering jengkel pada suami atau ayah 63. Benjolan di telapak kaki = Jengkel yang disimpan sampai sekarang 64. Bisul di kepala = Ambisi tinggi dan dikerjakan 65. Bisul di pantat = Ambisi tinggi tetapi tidak dikerjakan 66. Bisul di perut bawah = Kalau ada keinginan sering ngotot ambisi tinggi 67. Bronkhitis, Batuk terus = Agak pendiam dan gampang tersinggung = Kalau marah diam saja 67. Cacar air Varicella zoster, Varicella simplex = Ada keinginan yang sangat kuat, disertai nafsu, tetapi tertahan 68. Dada berdebar = Ada ketakutan berlebih pada pasangan, mempunyai amalan salah 69. Dada panas = marah dipendam, tertekan 70. Dada sesak dan darah tinggi = Cenderung pendiam, cepat emosi, gampang tersinggung, marah tersimpan jengkel 71. Dada sesak dan panas = Amalan salah atau marah yang disimpan 72. Darah rendah = Banyak khawatir, pertimbangan, ragu-ragu dan tidak ada penyelesaian masalah, masalah sering didiamkan saja 73. Darah tinggi Hypertensi = Emosi tinggi, tak mau kalah, cepat tersinggung = Suka terburu-buru dan sering jengkel = Sering jengkel dan geregetan = Suka ngomel 74. Dengkul kiri sakit = Sering emosi dan ragu-ragunya kuat 75. Dengkul & persendian sakit, asam urat = Punya keinginan yang kuat ngotot = Kaku dalam pekerjaan, ga bisa ditawar = Bila berdebat susah dikalahkan 76. Diabetes = Kalo punya keinginan, ngotot = Kalo menasehati orang, harus dituruti, bila tidak, marah dan jengkel = Kalo dinasehati orang, tidak mau menerima = Solusinya paling benar, suka ngatur 77. Diabetes, Katarak & Glaukoma = Selalu menolak nasehat pasangan 78. Diabetes, Dada sesak, Telinga kiri agak tuli = Sering ngamuk pada suami/pasangan 79. Diare kronis = Gampang marah bila ada masalah di keluarga 80. Demam / Demam berdarah = Pendiam dan gampang tersinggung 81. Flu/Filek = Sedikit-sedikit dipikir serius = Terlalu serius penuh emosi dalam memandang dan memikirkan sesuatu, jangan pernah menyalahkan cuaca, semuanya rahmat Allah 82. Gatal alergi = Keinginan kuat ambisius disertai emosi = Amalan salah = Guna-guna gangguan jin 83. Gatal / Kutu air di jari kaki kiri = Kalo melihat keluarga orang lain, suka mengkritik kaki berhubungan dengan pekerjaan, kiri berhubungan dengan keluarga, jari berhubungan dengan kerapian 84. Gatal pindah-pindah = Amalan salah 85. Ginjal = Tidak dapat membedakan mana yang baik benar mana yang buruk salah, jengkel pada pasangan 86. Gagal ginjal, Batu ginjal = Sering jengkel dan ada rasa takut pada pasangan 87. Ginjal / prostat sakit = Ada rasa takut pada istri = Suka diam menyimpan jengkel = Cepat tersinggung 88. Ginjal kanan bengkak, penyempitan saluran kencing ureter = Kalau ada masalah di keluarga pada orang tua atau pasangan sering jengkel tapi diam 89. Glaukoma = Menyimpan marah yang sangat kuat jengkel sekali pada pasangan, orang tua atau rekan kerja 90. Haid mens banyak = Suka membantah bila dinasehati 91. Haid terus menerus = Dalam berbicara dengan suami atau anak meledak-ledak, kalau ada keinginan sering dipendam kalau dikeluarkan penuh emosi dan meledak-ledak 92. Haid tidak pernah = Orang tua ibu suka diam jengkel pada orang tuanya atau pada suaminya 93. Halusinasi = Amalan salah, punya obsesi dan sering ngelamun 94. Hamil, janin sungsang = Ketika ada masalah sama suami kemudian istrinya diam dan jengkel 95. Hamil, ketuban pecah dini = Istri mempunyai rasa jengkel banget sama orang tuanya terutama ibunya = suaminya ada rasa marah sama bapaknya 96. Hati, ada benjolan= Bila dinasehati diam tapi menolak nasehat 97. Hati sakit = Susah menerima nasehat. 98. Hematemesis, keluar darah di hidung dan telinga = Pendiam, suka ngelamun 99. Hepatitis = Suka mencari kesalahan orang lain = Menyimpan dendam dan jengkel = Jengkel yang kuat pada orang tua atau pasangan 100. Hernia = Emosi terpendam, keinginan yang salah, terlalu memaksakan = Keinginan tinggi tidak tercapai = Keinginan kuat, banyak diam 101. Herpes penyakit kulit = Kalau ada masalah di dalam keluarga mencari solusinya bercampur emosi marah 102. Hidung bengkak = Sering jengkel apabila melihat pekerjaan anggota keluarganya yang tidak cocok dengan keinginannya 103. Infeksi/radang saluran kencing = Kalau punya keinginan sering ngotot dan disertai emosi 104. Insomnia tidak bisa tidur = Ada persoalan yang terus dipikirkan tanpa dapat solusinya = Sering diam dan melamun 105. Jantung sakit = Yakin terhadap prinsipnya takabur 106. Jantung bengkak = Sering menyombongkan diri = Egois, keinginan kuat = Menyimpan marah tapi diam 107. Jantung berdebar kuat = Menyimpan khawatir takut yang kuat, marah, atau putus asa 108. Jantung berdebar, susah tidur = sebelum tidur baca istighfar + doâa astaghfirullahal adzim kalau jantung saya berdebar ini karena kesalahan saya sebelumnya ampuni saya yaa Allah 109. Jantung bocor = Pendiam, bila marah sering tertahan dan meledak saat marahnya keluar = Suka ngejek, emosi dipendam = Marah yang kuat pada pasangan 110. Jantung koroner = Sering jengkel dan ngomel pada pasangan atau anak = Cepat marah emosi tinggi bisa marah besar maupun marah disimpan jengkel, diam 111. Jantung, penyempitan pembuluh jantung, sesak napas = Menyimpan jengkel pada istri 112. Jantung, sesak di dada kiri = Sering marah sama istri 113. Jempol sakit = Suka memaksa dan menekan orang dan jengkel bila tidak dituruti 114. Jerawatan = Kurang bersosialisasi dengan lingkungan 115. Jerawat di dahi/jidat = Ada sesuatu di pikiran yang tidak tersampaikan 116. Jodoh lambat = Sering meremehkan lawan jenis = Suka jengkel pada orang tua = Perempuan berprasangka buruk suudzon pada ayah 117. Kaget/cepat kaget = Sering bingung 118. Kaki gajah = Punya keinginan, tetapi tidak dikerjakan ragu-ragu 119. Kaki kanan sakit ngilu = Jengkel karena menasehati anggota keluarga, tapi tidak diindahkan 120. Kaki patah = Suka putus asa, suka jengkel pada anak, diam kesal 121. Kaki kesemutan, telapak kaki kesemutan = Amalan salah 122. Kaki lumpuh tiba-tiba = Sering jengkel pada ayah/suami dan ngambek diam 123. Kaki sakit, telapak kaki sakit = Sering marah dalam rumah tangga = Sering merendahkan pasangan 124. Kaki sakit di telapak kanan, jinjit = Sering ragu-ragu 125. Kaki/sendi sakit = Mau menang sendiri, suka ngotot 126. Kaki/lutut kanan sakit = Jengkel akibat punya keinginan yang kuat tentang suatu kebaikan yang disampaikan pada anggota keluarga, tetapi tidak direspon atau tak kesampaian 127. Kaki/lutut nyeri/sakit = Mempunyai keinginan yang kuat dan kalau tidak terlaksana akan jengkel atau marah = Beberapa tahun sebelumnya, saat mengatur rumah tangga agak keras/kaku, tidak mau dengar pendapat anggota keluarga lainnya. Prinsipnya pantang ditentang, jadi jengkel 128. Kanker di dada = Gampang tersinggung, bila ada masalah dengan pasangan tidak mau diomongkan diselesaikan 129. Kanker di kaki kiri = Sangat emosional, pemarah, sering jengkel dalam pekerjaan 130. Kanker di ketiak = Sering jengkel dalam pekerjaan 131. Kanker gusi = Sering mendiamkan tidak membicarakan / tidak menyelesaikan masalah dan menyimpan jengkel 132. Kanker hati = Suka marah bila dinasehati 133. Kanker nasoparink, benjolan di leher, mimisan = Agak pendiam, sering jengkel pada orang tua atau pasangan bila merasakan sesuatu yang tidak cocok di hati 134. Kanker otak = Jengkel pada orang tua 135. Kanker payudara = Pendiam, masalah suka disimpan, jengkel yang lama = Sering marah-marah sama suami atau anak = Keinginan yang meledak-ledak = Bila punya keinginan sulit dbantah 136. Kanker rahim = Sering jengkel yang dipendam diam pada anak atau orang tua = Suka marah, merepet ngomel 137. Kanker servik = Sering ngomel sama anak atau suami 138. Kanker/tumor otak = Jengkel yang kuat sekali dan terus menerus pada pasangan 139. Kanker usus = Negeyel, semaunya sendiri, suka ngambek 140. Keguguran = Ada kejengkelan kepada Ibu atau pada suami sampai beberapa hari = Kurang sayang pada suami = Ada ketakutan yang sangat tinggi 141. Kejang-kejang = Jengkel yang dipikirkan dengan penuh emosi = Pikiran kurang baik 142. Keloid penebalan kulit di bekas luka = Keinginan tinggi, tetapi banyak ragu 143. Kencing tidak lancar = Kalau ada masalah tidak mau langsung mencari solusi, tapi didiamkan dulu 1-2 hari = Punya keinginan tapi sering dipendam, tidak dikomunikasikan 144. Kepala atas terasa berat = Suka memikirkan masalah disertai jengkel tanpa menemukan solusinya = Amalan salah 145. Kepala belakang sakit = Sering jengkel dan marah pada istri yang tidak mau menurut = cepat emosi 146. Kepala belakang sakit, kaku di leher sampai tulang belakang = Jengkel pada pasangan, lalu uring-uringan pada pasangan 147. Kepala depan sakit = Berfikir yang bukan-bukan 148. Kepala kanan sakit = Sering menganggap salah pikiran orang lain, merasa benar sendiri = Sering marah 149. Kepala kiri pusing = Sering curiga, sering khawatir, negative thinking 150. Kepala samping sakit = Tidak mau mendengar pendapat orang 151. Kepala tengah sakit = Berfikir berhari-hari, menyimpan masalah yang selalu dipikirkan 152. Kepala migrain = Biasanya punya pikiran banyak dan sering suâudzon negative thinking 153. Kepala pusing Vertigo = Tidak fokus dalam diskusi, sukanya mengalihkan topik pembicaraan = Jengkel dan meremehkan terhadap pendapat atau pandangan orang lain = Suka marah = Tidak mau mendengar nasehat = Bila dinasehati pikirannya kemana-mana = Amalan salah 154. Kepala sakit dan sering mengigau = Bila ada masalah suka diam dan ngelamun 155. Kepala sakit seperti dipukul-pukul = Gangguan jin karena sering ngalamun = Kejengkelan yang dipikirkan terus, tidak diungkapkan, sering ngelamun 156. Kepala semua sakit = Keinginan yang kuat untuk mendapat sesuatu yang belum kesampaian = sering marah dan jengkel pada seseorang 157. Kepala sakit seperti ditusuk-tusuk jarum = Sering berprasangka buruk 158. Kejang = Marah yang disimpan, jengkel 160. Kencing perih = Sering marah walau diam dipendam pada pasangan 161. Keringat banyak = Sering terburu-buru dan khawatir 162. Keringat dingin = Terlalu Santai 163. Keseleo = Ada perbuatan yang nyerempet ke hal yang tidak baik 164. Kesemutan di kepala sampai pundak = Suka ngelamun, bila ada masalah tidak dicari solusinya tetapi dipikir terus, akhirnya dimasuki jin di kepala 165. Kesemutan di kaki kanan = Suka marah dan jengkel bila nasehatnya pada anggota keluarga tidak dituruti = Amalan salah 166. Kista / ngium = Jengkel diam pada suami atau orang tua 167. Kolesterol = Punya pendapat tak mau disanggah, kaku, tak mau ditawar, bicara sering kasar, kuat pegang prinsif 168. Kram = Gangguan jin amalan salah 169. Kram di perut = Gangguan jin amalan salah 170. Kram di ulu hati maag kronis = Bila ada beda pendapat dalam rumah tangga, selalu kaku dan diam tidak mencari solusinya 171. Kurang darah merah = Gampang marah dan gampang tersinggung 172. Leher bengkak = Jengkel diam dan tidak mau mencari solusi dalam permasalahan 173. Leher sakit = Suka berpaling = Menyimpan dendam = Sering marah dan jengkel 174. Leher teroid bengkak = Bila ngomong suka ngotot dan tidak sabaran 175. Leukimia = Sering jengkel pada pasangan dan diam disimpan lama 176. Lever = Suka mencari kesalahan orang lain = Suka dendam = Sering jengkel diam, jarang senyum 177. Lever mengeras = Gampang tersinggung 178. Limpa sakit/bengkak = Sulit menerima nasehat terutama dari pasangan dan anak 179. Limpa, Hati, Empedu sakit= Menyimpan jengkel dongkol yang kuat sekali 180. Lipoma, benjolan di kulit = Punya keinginan kuat, pendiam, kurang komunikasi 181. Lumpuh = Pemalas/malas = Sering merasa putus asa 182. Lutut sakit = Ada kekakuan selalu ngotot disertai jengkel dalam mengatur rumah tangga 183. Maag, mual, muntah, perih, ulu hati sakit = Suka ngeyel membantah = Sering marah dan menolak bila dinasehati pasangan = Gampang jengkel dalam keluarga 184. Mandul = Sering marah, jengkel dan menolak pada suami, kurang mesra kurang berkasih sayang = Kurang cekatan/agresif dalam beribadah dan kurang mesra terhadap pasangan dingin = Banyak diam, kurang inisiatif 185. Mandul, rahim sempit, posisi rahim salah = Sering menutup diri dari ayah, tidak suka bicara pada ayah marah/jengkel pada ayah = Sering tidak sejalan dengan pikiran ayah 186. Mandul, sperma encer = Suami sering mengobral janji 187. Mandul, sperma kepalanya terpotong/tidak normal = Bila memberi nasehat sering keluar jalur 188. Mandul, sperma kosong = Suka diam dan cepat emosi, sering jengkel 189. Mandul, sperma kurang = Agak pendiam tertutup, diajak bicara sering blank ga nyambung 190. Mandul, sperma lambat geraknya = Pendiam, kurang inisiatif, kurang ikhlas dalam pekerjaan di rumah tangga, takut sama istri 191. Mandul, toxoplasma = Suka ngomel, cerewet, ngomong pedas pada orang tua atau pada suami 192. Masuk angin = Suka ngomel, sering jengkel yang dipendam, marah kecil tapi sering 193. Mata bermasalah = Sering meremehkan nasehat dari istri 194. Mata berkabut = Suka tidak menghiraukan nasehat orang tua 195. Mata buta = Sering menganggap remeh cuex pada nasehat/pendapat orang lain 196. Mata gatal = Cepat bereaksi geregetan terhadap lingkungan yang tidak cocok dengan hati. 197. Mata berhubungan dengan keinginan yang kuat, mata kanan berhubungan dengan kebaikan, mata kiri berhubungan dengan keburukan. Kalau disertai emosi marah akan jadi mata merah dan panas/sakit 198. Mata kabur = Tidak suka dinasehati oleh orang tua 199. Mata kanan sakit = Jengkel, marah tapi diam bila melihat sesuatu yang tidak cocok 200. Mata katarak = Suka menolak nasehat orang, diam dan jengkel = Memandang pasangan terlalu rendah dan tidak menuruti nasehat yang baik dari pasangannya 201. Mata, retina berair, pandangan kabur = Jengkel, diam dan sedih bila melihat sesuatu yang tidak cocok di hati = punya pandangan/prinsif yang keras 202. Mata terasa mengganjal = Sering jengkel bila melihat sesuatu hal yang tidak cocok di hati 203. Mata minus = Memandang sesuatu selalu serius 204. Mata panas = Jengkel apabila melihat sesuatu yang tidak cocok di dalam rumah tangga 205. Mata plus = Kurang serius dalam menghadapi sesuatu masalah 206. Muka kaku = Punya masalah, tak ada solusinya, jengkel dan suka melamun 207. Muka panas = Jengkel apabila melihat sesuatu yang tidak cocok di dalam rumah tangga 208. Multiple sclerosis peradangan otak dan sumsum tulang belakang = belum ketemu 209. Osteoporosis = Suka ngotot bila punya keinginan, tidak peduli pendapat orang lain 210. Paha kram dan sakit = Sering jengkel pada pekerjaan di rumah 211. Parkinson = Sering terburu-buru dalam melakukan sesatu pekerjaan dan dibarengi dengan jengkel = Sering diam tapi geregetan 212. Paru-paru = merasa paling mampu, rasa bangga yang kuat 213. Paru-paru ada plek = Bila marah, diam dan jengkelnya sampai lama 214. Paru-paru ada cairan = Cepat tersinggung pada pasangan 215. Patah tulang kaki kiri = Emosional cepat marah dalam keluarga 216. Patah tulang kaki kanan = Sangat kaku/keras dalam keluarga 217. Patah tulang tangan = Sangat kaku/keras dalam pekerjaan 218. Payudara sakit = Jengkel pada suami 219. Pendarahan rahim = Di rumah sering ngomel 220. Pendarahan seperti haid = Banyak yang ingin diutarakan/diomongkan unek-unek tetapi sering dipendam, apabila sudah keluar diomongkan susah berhenti ngomong 221. Pengapuran di lutut kiri = Punya keinginan ngotot dan sering marah di rumah tangga 222. Pengapuran & urat terjepit di pinggang = Sering jengkel pada pasangan 223. Penyakit kulit/kelamin = Punya keinginan yang kuat untuk disampaikan, setelah disampaikan, bila ada yang tidak cocok disikapi dengan diam dan jengkel 223. Penyakit sering kambuh = Amalan ilmu salah = Sering diam menyimpan jengkel pada pasangan 224. Penyempitan jantung = Suka ngatur, kurang suka menerima 225. Penyempitan pembuluh darah di otak = Sering menyimpan marah pada pasangan atau orang dekat keluarga 226. Persendian kaki dan tangan kaku, sakit = Ada keputusasaan dan kejengkelan tidak ikhlas dalam pekerjaan didiamkan 227. Perut dan pinggang sakit = Jengkel dalam keluarga 228. Perut kanan sakit = Amalam salah 229. Perut membesar asetas = Sering marah dan jengkel dalam keluarga 230. Perut nyeri = Punya amalan-amalan atau selalu mempunyai ke inginan yang kuat dan kalau tidak terpenuhi akan jengkel 231. Perut panas = Suka ngomel 232. Perut panas/perih = Suka diam dan jengkel pada suami = Amalan salah atau sihir 233. Perut, sering diare, sering kentut = Sering ngomel atau ngomong yang tidak bermanfaat 234. Perut sakit pencernaan bermasalah = Sulit menerima nasehat orang tua atau pasangan 235. Perut terasa penuh begah = Dalam menghadapi masalah terutama dengan orang tua, belum ada solusi tetapi jengkelnya muncul duluan 236. Pinggang sakit = Jengkel yang tersimpan pada anggota keluarga anak atau pasangan 237. Pikun = Merasa yakin ilmunya paling benar takabur 238. Prostat sakit = Kalo punya keinginan selalu ngotot 239. Polip hidung = bila melihat lingkungan, ada yang tidak cocok, diam tidak diomongkan lalu jengkel 240. Psoriasis vulgaris penebalan kulit = Ada keinginan yang sangat kuat di hati tetapi belum teraplikasikan = Amalan salah 241. Punggung berat = Amalan salah 242. Punggung bagian bawah sakit = Sering marah/jengkel pada pasangan/anak 243. Radang usus = Sering jengkel marah pada anggota keluarga 244. Rahim bengkak/radang = Suka ngomel dan jengkel pada suami dan anak 245. Rambut rontok = Ada yang dipirkan terus dan belum dapat solusinya 246. Rematik lutut = sama anak-anak agak kaku keras walau bukan marah, anak harus selalu menurut perintahnya 247. Sakit gigi = Sering marah, geram 248. Sakit kuning = Biasanya karena terlalu banyak ngomong sehingga cenderung menyakiti orang lain 249. Sakit Perut = Cepat emosi 250. Sakit perut bagian bawah di bawah pusar = Bila punya keinginan, sering batal dibicarakan dengan istri biasanya karena istri galak = Amalan salah pernah mengikuti latihan pernapasan, napas ditarik lalu disimpan di perut 251. Saluran kencing radang = Sering mau ngomong sesuatu, lalu tidak jadi, unek-unek yangtersimpan menjadi jengkel 252. Santet/kena santet = Gampang marah, emosional, sulit memberi maaf pada orang lain 253. Sariawan = Suka ngomel, sering ngomong kasar 254. Sendi jari sakit = Jengkel, geregetan pada anggota keluarga 255. Serak = Punya sifat kurang terpuji, merasa mampu 256. Sering lupa rakaat shalat = Bila cerita suka memutar-mutar, tidak fokus 257. Sesak nafas di atas = Emosi disimpan 258. Sesak nafas di dada = Emosi tertekan 259. Sesak nafas di ulu hati = Cepat putus asa 260. Sesak nafas, astma, tenggorokan, ulu hati = Keinginan yang kuat, sedikit gerak 261. Sesak napas = Jengkel pada pasangan bila ada masalah = Diam bila ada masalah dipendam = Cepat marah = Ada amalan salah 262. Stroke = Merasa mampu berdiri sendiri, pendiam, egois, emosi terlalu tinggi = Suka tersinggung lalu jengkel dan tersimpan lama = Jengkel yang kuat pada suami/istri/saudara, didiamkan ga mau bicara/meraju/ngambek berhari-hari 263. Stroke sebelah kanan = Suka marah dan menyimpan jengkel dalam hal pekerjaan atau di keluarga 264. Stroke sebelah kiri = Jengkel pada pasangan yang disimpan berhari-hari 265. Stroke ringan = Banyak kejengkelan yang terpendam, tidak bisa dikeluarkan pada pasangan 266. Susah tidur Insomnia = Ada kejengkelan yang dipikirkan terus menerus = Amalan salah 267. Susah menelan makanan = Pendiam dan suka menyimpan jengkel, tak mau menyelesaikan/membicarakan masalah 268. Syaraf terjepit nerve entrapment di tulang belakang = Jengkel yang menjadi pikiran kepada anggota keluarga = Ada jengkel yang sangat kuat pada istri/suami/orang tua/saudara 269. Syaraf terjepit di kaki = Jengkel, diam, pada urusan keluarga 270. Talasemia = Kaku, keras hati, emosional terhadap lingkungan yang tidak sepikirannya 271. Tangan dan kaki keringatan = Sering ragu, tidak percaya diri = Kalo punya keinginan selalu ngotot 272. Tangan kanan kebas = Sering jengkel dan putus asa dalam pekerjaan 273. Tangan kanan sakit = Ada kejengkelan dalam pekerjaan 274. Tangan kanan tak bisa diangkat = Jengkel bila nasehatnya tentang kebaikan kepada orang lain tidak diikuti = Jengkel karena nasehatnya pada anggota keluarga tidak dilaksanakan 275. Tangan kesemutan dan kebas = Sering marah dan jengkel pada anak dan pasangan 276. Tangan kiri telapak tangan sakit dan gatal = Sering jengkel bila melihat kelakuan pasangan atau orang tua 277. Tangan sakit = Merasa mampu takabur dalam menangani masalah 278. Tangan sakit berpindah-pindah = Amalan salah 279. Tangan sakit, jari kaku = Ada kejengkelan yang kuat dalam hal pekerjaan 280. Telinga kanan sakit/agak tuli = Marah bila dinasehati = Diam dan jengkel bila dinasehati 281. Telinga kanan/kiri mendengung = Jengkel pada pasangan sehingga tidak mau mendengarkan nasehat pasangannya = Kalo dinasehati oleh pasangan sering diam, jengkel dan ngambek 282. Telinga kiri agak tuli = Gampang marah dan tersinggung bila mendengar sesuatu yang tidak cocok = Tidak suka menerima nasehat orang dan muncul jengkel apabila dinasehati 283. Telinga mendengung = Cepat sesuatu yang kurang baik 284. Telinga sakit dan keluar air yang bau = Apabila dinasehati, sering jengkel 285. Telinga tuli = Sering membantah bila diberi masukan atau nasehat 286. Tenggorokan gatal = Suka bicara cerewet dan suka berkomentar bila dinasehati 287. Tenggorokan sakit/radang = Sering marah dengan suara keras/kasar = Sering mau ngomong sesuatu, lalu tidak jadi, unek-unek yangtersimpan menjadi jengkel 288. Tiroiditis radang pada kelenjar tiroid = Suka bicara menggebu/ngotot terutama dengan pasangan suami/istri 289. Tulang belakang cedera, sehingga lumpuh = Sering jengkel pada orang tua 290. Tumit sakit = Menyimpan dendam dan jengkel 291. Tumor = Suka ngeyel membantah, meremehkan orang, jengkel yang kuat sangat jengkel 292. Tumor di bahu kanan = Sering jengkel dalam pekerjaan 293. Tumor di dubur = Jengkel yang kuat pada pasangan dan tidak mau mendiskusikan masalahnya 294. Tumor di gusi = Bila marah, diam dan dipendam 295. Tumor di hidung = Bila melihat sesuati di lingkungan keluarga/pekerjaan ada yang tidak cocok, jengkel, marah tapi diam Tumor di leher = Marah/jengkel yang tersimpan pada pasangan 296. Tumor di lutut = Jengkel dengan orang tua ibu 297. Tumor di kepala, sakit kepala bagian depan dan atas = Sering jengkel bila lihat seseorang atau sesuatu yang tidak disukai = Jengkel di pikiran, jengkel dipikirkan terus 298. Tumor di kepala kiri = Jengkel pada pasangan, ga bisa diomongkan dan didiamkan lama bulanan sampai tahunan 299. Tumor di otak kiri = Diam tapi menyimpan jengkel 300. Tumor di otak kanan = Suka merasa benar sendiri 301. Tumor di telinga kanan = Kejengkelan pada pasangan atau orang tua yang disimpan dan didiamkan 302. Tumor di paru-paru = Sering menyimpan amarah menjadi jengkel 303. Tumor di rahim = Sering jengkel pada ayah atau pada suami 304. Tumor di usus besar = Emosi, marah dan jengkel dalam keluarga 305. Tumor, kejang = Jengkel yang tersimpan dan jadi pikiran pada suami/istri/orang dekat 306. Tumor kelenjar getah bening = Kalau ngomong pada pasangan sering ngotot = Sering mau ngomong marah tapi tertahan dan tidak jadi dikeluarkan 307. Tumor ovarium = Punya rasa jengkel banget sama orang tua atau suami 308. Tumor pankreas = Terlalu pendiam, punya keinginan untuk memiliki sesuatu yang kuat, tidak diomongkan, disimpan lama 1-2 tahun 309. Tumor payudara kanan = Jengkel yang dipendam karena suatu kebaikan yang disampaikan ke suami tidak direspon dengan baik 310. Typus = Sering marah atau menyimpan jengkel yang kuat pada seseorang 311. Ulu hati sakit = Gampang tersinggung 312. Usus 12 jari lengket = Bila punya masalah cenderung diam, tidak mau mendiskusikan untuk menyelesaikannya 313. Usus buntu, perut bengkak = Punya masalah terutama dengan saudara, tak ada solusi, tersimpan menjadi jengkel 314. Vena Tersumbat = Emosi Terpendam 315. Vertigo = Sering tidak mentaati nasehat, terutama orang tua = Tidak fokus, ada masalah tidak langsung mencari solusi, suka muter-muter dulu = Maunya menang terus, sulit menerima kesalahan. Yang paling penting sesudah tahu penyebab penyakit yang diderita adalah - Mengakui secara ikhlas bahwa kita pernah berlaku salah sehingga Allah memberi teguran lewat penyakit, - Berjanji untuk tidak akan mengulangi perbuatan salah tersebut, - Selalu mendirikan shalat 5 waktu dan rajin2 tahajjud, - Banyak2lah istighfar kepada Allah minta diampuni atas segala kesalahan tersebut dan kemudian berdoâa minta disembuhkan dari penyakit tersebut. - Yang dimaksud dengan amalan salah antara lain pergi kedukun atau suka mengamalkan sesuatu tanpa syariat yang benar, misalnya membaca sesuatu mantra, zikir atau ayat Qurâan dengan maksud mendapat sesuatu yang duniawi, misalnya keselamatan, kesehatan atau rezeki, bukan lillahi taaâla. - Banyak2lah berzikir dan baca Al-Quran dengan niat hanya untuk mendekatkan diri pada Allah. - Kalau menginginkan keselamatan, kesehatan, rezeki atau yang lainnya, mintalah lewat doâa kepada Allah. - Doa untuk diampuni syirik praktik yang salah. Jadi meringkas cara sehat menurut Ustadz Dhanu mudah bagi kita termasuk mereka yang cepat bertobat. Semoga bermanfaat, mohon maaf dan perbaiki jika ada kesalahan. Seberapa logis tindakan dan perilaku kita dapat memengaruhi kesehatan kita. Ternyata sehat itu tidak mahal. semua penyakit datang dari hati, lalu perbaiki hati kita !!! Semoga lebih bermanfaat. Workshop đ Acara fajar pagi MNCTV đş Sehat dengan Ustadz DanuđłđđDokterbilang saya sakit lambung sudah berobat ke dokter dalam selama 2 . Mengatasi penyebab penyakit maag menurut ustad danu. Menurut ustad danu orang tersebut biasanya pendiam dan gampang jengkel . Tidak perlu khawatir, begini cara mengatasi asam lambung kambuh. (asam lambung tinggi, hati gelisah susah tidur sehingga hrs menggunakan obat.
Dipublish tanggal Jan 24, 2019 Update terakhir Des 27, 2021 Tinjau pada Apr 17, 2019 Waktu baca 6 menit Berdasarkan catatan sejarah, penyakit asam urat merupakan salah satu penyakit yang paling tua di dunia. Pasalnya, penyakit ini ternyata sudah dikenal sejak 2000 tahun yang lalu. Dalam beberapa literatur penyakit ini disebut sebagai penyakit raja-rajaâ. Hal tersebut karena asam urat sering diasosiasikan dengan makanan-makanan enak dan lezat, yang pada zaman itu hanya dapat dinikmati kaum bangsawan. Di Indonesia sendiri, penyakit asam urat pertama kali diteliti oleh dokter Belanda yang bernama Dr. Van Den Horst pada tahun 1935. Beliau menemukan bahwa terdapat 15 pasien yang menderita penyakit asam urat kronis pada golongan masyarakat kurang mampu di pulau Jawa. Terjadi peningkatan penderita penyakit asam urat dari tahun ke tahun. Pada tahun 1990, dilaporkan prevalensi penyakit asam urat di Amerika Serikat adalah 2,9/1000 sedangkan pada tahun 1999 prevalensinya naik menjadi 5,2/1000 orang. Prevalensi penyakit asam urat bertambah dengan meningkatnya taraf hidup seseorang serta umumnya terjadi pada orang-orang di atas umur 75 tahun, namun tidak menutup kemungkinan penyakit ini menyerang kaum muda walaupun kemungkinannya kecil. Sedangkan di Indonesia, prevalensinya diperkirakan 1,6-13,6/ orang, prevalensi tersebut meningkat seiring bertambahnya usia. Apa itu asam urat? Penyakit asam urat hiperurisemia/gout merupakan suatu kondisi gangguan metabolisme asam urat di dalam tubuh manusia di mana kadar asam urat lebih tinggi dari batasan normalnya dalam darah. Akibatnya, kondisi ini menyebabkan nyeri, pembengkakan, hingga rasa panas pada persendian tulang. Bila kadar asam urat pada jaringan tubuh meningkat, maka kristal asam urat yang menumpuk dapat menyebabkan peradangan inflamasi pada area persendian. Walaupun demikian, tak jarang kristal asam urat ini menumpuk dalam ginjal dan salurah kemih, serta menyebabkan terbentuknya batu pada kedua organ tersebut. Penyakit asam urat biasanya terjadi pada persendian lutut, jari tangan, dan pergelangan kaki. Dibandingkan wanita, pria lebih rentan terkena penyakit ini dan risikonya meningkat seiring pertambahan usia. Meskipun bukan penyakit yang berbahaya, asam urat yang terus dibiarkan dalam jangka waktu yang lama tanpa penanganan serius bisa memicu komplikasi. Maka itu, penting untuk mengetahui penyebab dan cara mengatasinya sejak dini agar asam urat bisa diobati dengan baik dan mencegah kekambuhan. Mengenal asam urat Penyebab Asam urat adalah zat sisa yang dihasilkan tubuh saat melakukan metabolisme terhadap purin. Purin itu sendiri merupakan zat yang terdapat pada tubuh manusia, biasanya juga ditemukan pada beberapa jenis makanan seperti daging merah, jeroan, alkohol, dan makanan laut. Asam urat umumnya akan larut dalam darah, lalu disalurkan ke ginjal untuk dibuang melalui urin. Saat tubuh tidak dapat membuang asam urat tersebut, maka ia akan menumpuk dalam tubuh dan kadarnya di dalam tubuh melebihi batas normal hingga terjadi kondisi hiperurisemia. Jika telah terjadi hiperurisemia, asam urat akan mengkristal dan menumpuk di sekitar persendian dalam bentuk kristal Monosodium Urat MSU. Apabila dibiarkan terus-menerus, penumpukan kristal ini akan membentuk gumpalan keras bernama tofi, yang menyebabkan peradangan pada sendi dan jaringan di sekitarnya sehingga menimbulkan rasa sakit terutama saat digerakkan. Kondisi peradangan sendi inilah yang disebut penyakit asam urat gout arthritis. Faktor penyebab Penyakit asam urat biasanya disebabkan oleh 2 hal. Pertama, kelebihan produksi asam urat di dalam tubuh akibat asupan sumber-sumber purin yang tinggi dari makanan. Kedua, laju pembuangan melalui ginjal yang tidak berjalan normal. Selain itu, ada beberapa faktor penyebab kemunculan penyakit asam urat, antara lain Gaya hidup. Asupan makanan yang mengandung banyak purin seperti daging, makanan laut, makanan dan minuman yang mengandung pemanis fruktosa serta konsumsi tubuh pasien. Obesitas kelebihan berat badan, penderita penyakit-penyakit seperti hipertensi, diabetes, sindrom metabolik, penyakit jantung dan obat tertentu. Pengguna obat-obatan seperti diuretic tiazid, niacin, aspirin dosis rendah, obat imunosupresif siklosporin dan genetika. Adanya riwayat keluarga yang pernah menderita penyakit asam urat dapat meningkatkan risiko seseorang menderita penyakit risiko lain, seperti usia dan jenis kelamin. Umumnya penyakit ini lebih sering menyerang pria daripada wanita, namun saat memasuki usia menopause risiko terserang penyakit ini meningkat pada wanita. Gejala Tanda dan gejala yang dapat muncul dari penyakit asam urat biasanya tergantung dari seberapa tinggi kadar asam urat dalam darah, seberapa parah penumpukan asam urat pada jaringan, serta pola hidup masing-masing pasien. Kadar normal asam urat dalam darah sekitar 2,4-6 mg/dl pada wanita dan 3,4-7 mg/dl pada pria. Angka ini bisa bervariasi tergantung dari nilai baku masing-masing laboratorium. Berbagai tanda dan gejala asam urat akut adalah Gejala seperti nyeri akan muncul pada area sendi jempol kaki, pergelangan kaki, dan area lutut kaki;Area persendian terlihat memerah, terasa panas, membengkak, dan sangat nyeri walau hanya dengan sentuhan minimal;Gejala dapat berlangsung selama 2-10 hari. Sedangkan tanda dan gejala asam urat kronis meliputi Nyeri akan timbul berulang kali dan gerakan sendi menjadi tidak normal;Kondisi kronis bisa menyebabkan rusaknya area sendi yang sifatnya permanen dan menyerang seluruh area persendian tubuh. Pencegahan asam urat Cara mencegah terkena penyakit asam urat antara lain Hindari makanan ataupun minuman dengan kandungan purin yang tinggi >150mg/100 gram. Syarat diet rendah purin yaitu 1-1,2 gram/ kg BB atau 10-15% kebutuhan energi total. Lemak tidak boleh lebih dari 30% dengan 10%-nya berasal dari protein hewani;Hindari jeroan, daging merah daging sapi, babi dan kambing, dan makanan laut tuna, udang, kerang dan lobster. Biasanya dibatasi maksimal 113-170 gr/hari;Hindari sayuran seperti daun singkong, bayam, kangkung dan melinjo karena kandungan purin pada sayuran ini cukup tinggi;Hindari kacang-kacangan, karena mengandung purin yang tinggi;Hindari makanan berlemak dan berminyak;Hindari makanan dengan kandungan ragi seperti roti tawar putih;Hindari makanan dengan kandungan fruktosa yang tinggi;Hindari santan dan alkohol;Makan makanan dengan kandungan karbohidrat kompleks;Konsumsi susu rendah lemak;Menjaga berat badan yang ideal dan rajin berolahraga;Penuhi kebutuhan cairan tubuh dengan minum 2â3 L per harinya. Pemeriksaan asam urat Segera konsultasikan diri ke dokter jika muncul gejala asam urat yang mengganggu. Berikut adalah pemeriksaan yang mungkin dilakukan dokter untuk memeriksa penyakit asam urat Pemeriksaan fisik, dilakukan dengan memeriksa tandaâtanda vital, termasuk pemeriksaan fisik dan pemeriksaan status lokalis area yang dicurigai mengalami kondisi ini;Pemeriksaan darah, untuk mengetahui kadar asam urat dalam darah;Tes urine, bertujuan untuk dapat memeriksa kadar asam urat yang terkandung dalam urine selama 24 jam;Foto rontgen, membantu mengetahui sumber penyebab terjadinya suatu peradangan area sendi;Dual Energy Computerized Tomography CT scan, membantu dokter mencari sumber penyebab masalah kesehatan dengan melihat dan menilai gambaran dari area persendian, walaupun tanpa disertai tanda dan gejala nyata yang mengarah pada peradangan sendi;Ultrasonography USG, membantu mendeteksi adanya penumpukan asam urat pada area sendi;Biopsi sinovial, adalah pengambilan sampel dari cairan sendi untuk diteliti lebih lanjut di bawah mikroskop untuk memastikan sumber penyebab masalah kesehatan Pengobatan asam urat Pada dasarnya, penyakit asam urat tidak dapat disembuhkan. Pengobatan asam urat hanya bertujuan untuk mengurangi rasa sakit dan peradangan serta mengontrol kadar asam urat di dalam darah untuk mencegah terjadinya komplikasi. Apabila masih tergolong ringan, Anda dapat mengobati asam urat secara alami untuk membantu mengatasi gejala. Namun apabila sudah parah, sebaiknya segara periksakan ke dokter untuk penanganan lebih lanjut. Cara mengobati asam urat secara alami Pengobatan asam urat secara alami bisa dilakukan dengan mengonsumsi atau menggunakan beberapa bahan alami dan aman. Beberapa cara alami mengobati asam urat yang bisa dilakukan adalah sebagai berikut Banyak minum air putih;Pilih makanan yang bersifat basa; Perbanyak konsumsi vitamin C; Konsumsi cuka madu, jus lemon, atau buah ceri;Konsumsi obat herbal asam urat. Obat herbal asam urat biasanya mengandung ekstrak sambiloto Andrografis paniculata, temulawak Curcuma xanthorriza, tempuyung Sunchus arvensis, lada Piper nigrum, dan rumput teki Cyperus rotundus. Pengobatan asam urat secara medis Beri tahukan dokter mengenai gejala asam urat yang Anda alami, termasuk letak persendian yang terasa nyeri, waktu awal muncul gejala, dan seberapa sering Anda mengalami nyeri. Dokter akan melakukan beberapa pemeriksaan untuk memastikan apakah Anda benar-benar menderita penyakit asam urat atau tidak. Apabila Anda dipastikan menderita penyakit asam urat, dokter akan memberikan penanganan yang diperlukan. Beberapa obat asam urat yang mungkin diresepkan dokter antara lain Untuk membantu menghilangkan gejala Obat-obat penghilang rasa sakit analgetic dan antiradang anti inflamasi berupa NSAID ibuprofen, naproxen, celecoxib, piroxicam, diclofenac, asam mefenamat, kortikosteroid, dan colchicine. Salah satu merek obat yang mengandung asam mefenamat misalnya mefinal. Untuk membantu menurunkan kadar asam urat dalam darah Allopurinol atau Probenecid. Jangan ragu untuk menemui dokter atau memeriksakan diri ke rumah sakit terdekat apabila asam urat Anda tak kunjung membaik atau menyebabkan ketidaknyamanan.
Dengkul& persendian sakit, asam urat = Punya keinginan yang kuat (ngotot) = Kaku dalam pekerjaan, ga bisa ditawar = Bila berdebat susah dikalahkan. Diabetes = Kalo punya keinginan, ngotot = Kalo menasehati orang, harus dituruti, bila tidak, marah dan jengkel = Kalo dinasehati orang, tidak mau menerima = Solusinya paling benar, suka ngatur100% found this document useful 7 votes21K views12 pagesCopyrightŠ Attribution Non-Commercial BY-NCAvailable FormatsDOCX, PDF, TXT or read online from ScribdShare this documentDid you find this document useful?100% found this document useful 7 votes21K views12 pagesAnalisa Penyakit Ala Ustad DanuJump to Page You are on page 1of 12 You're Reading a Free Preview Pages 6 to 11 are not shown in this preview. Reward Your CuriosityEverything you want to Anywhere. Any Commitment. Cancel anytime. Asamurat: Tiadak luwes dalam keluarga. Nyeri lutut: mempunyai keinginan yang kuat dan kalau tidak terlaksana akan jengkel atau marah. Nyeri lengan atas kanan: Memberikan nasehat yang baik kepada seseorang kemudian jengkel karena orang tersebut tidak mampu melaksanakannya. Tumor tulang: mempunyai keinginan yang kuat tapi diam dan jengkel. Dalam setiap tauziyahnya, Ustadz Danu selalu menjelaskan bahwa segala musibah dan penyakit yang kita derita adalah hasil dari perbuatan kita sebelumnya. Ustadz Danu juga menyebutkan penyebab utama seseorang menderita penyakit asam urat jika dilihat dari akhlaknya penderita asam urat kerap kali emosi dengan keluarga dan susah dinasehati. "Asam urat biasanya yang terkena di kaki, kalau menurut dokter memang ada obatnya. Tapi kadang ada seseorang yang asam uratnya udah normal tapi kaki tetap pincang. Nah ini dilihat dari sisi akhlak dalam mengatur rumah tangga ada emosi dan kekakuan," tutur Ustadz Danu. "Emosi ini penyakit hati, kalau kita sering emosi, cemburu, berpikiran tidak baik itu sesuatu yang salah," sambung Ustadz Danu. Ustadz Danu juga menekankan bagi Anda penderita penyakit asam urat, seringkali tidak menghargai pasangan kita dan minta pasangan selalu nurut pada kita. Baca Juga Hindari Ini Jika Ingin Hidup Sehat Menurut dr Zaidul Akbar Kolesterol Dan Asam Urat Minggat, Jantung Sehat! "Ini ada kesalahan terhadap pasangan kita sejak dari awal, kadang kita kurang menghargai pasangan, susah untuk diarahkan dan meminta pasangan selalu menuruti perkataan kita," kata Ustadz Danu. Tak hanya itu, Ustadz Danu juga menyebutkan bahwa penyakit yang diberikan Allah kepada kita adalah bentuk ujian dari Allah seberapa besar iman kita. "Selama ini saya amati orang yang imannya sudah bagus dan dekat dengan Allah SWT justru biasanya dosa yang terpendam ini malah dimunculkkan, seperti diberi cobaan penyakit," kata Ustadz Danu